Sumutpos.jawapos.com-Bertepatan dengan momen Hari Guru, sivitas akademika Politeknik LP3I Medan melaksanakan wisuda bagi para lulusan di Hotel Grand City Hall Medan, Selasa (25/11).
Pelaksaan wisuda dipimpin Direktur Politeknik LP3I Medan Dr Maulidina MM. Dalam kegiatan ini, senat dan paduan suara Politeknik LP3I Medan bersama para wisudawan/wsudawati didampingi keluarga menyanyikan lagu Hymne Guru dalam suasana haru.
Hadir pada kesempatan ini Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM diwakili Staf Ahli Gubsu Ir Alfi Syahriza ST MEng Sc, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kementerian Hukum Sumut Sahata Merlen Situngkir SH MSi, Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD. Ketiga tokoh memberi motivasi kepada para lulusan dan mengapresiasi atas peran penting Politeknik LP3I Medan.
Hadir juga kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan serta pengurus Aptisi Sumut dan pimpinan perguruan tinggi di Sumut, Ketua Yayasan Global Mandiri Utama Dr Ir R Andy Oetario Putro MM, Pembina Yayasan Politeknik LP3I Medan Fakhri Effendy SE MSi, Managing Director Politeknik L3I Medan Dr H Aspizain Caniago MSi, pimpinan relasi perusahaan dan pimpinan sekolah binaan.
"Wisuda Politeknik LP3I Medan bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Dua momen ini menyatu yakni hari ketika mahasiswa diwisuda dan hari ketika para pendidik dihormati atas perjuangannya. Ini adalah simbol bahwa pendidikan adalah perjalanan panjang yang dimulai dari guru dan berakhir pada keberhasilan para murid," kata Dr Maulidina MM.
Direktur Politeknik LP3I Medan menyebutkan bahwa hari ini bukan sekadar penutup perjalanan akademik, tetapi gerbang awal menuju dunia profesional yang sesungguhnya. "Dengan rasa bangga dan haru, saya menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang akhirnya menuntaskan perjuangan panjang selama masa studi," katanya.
Dr Maulidina MM mengungkapkan bahwa tema wisuda adalah lulusan vokasi berdampak global dan siap bersaing tinggi. Tema ini bukan hanya slogan. Ini adalah kenyataan dan tuntutan zaman.
Dunia kerja saat ini bergerak begitu cepat. Pekerjaan baru bermunculan setiap tahun. Teknologi AI, otomasi dan big data mengubah cara kita bekerja. Yang dibutuhkan dunia hari ini adalah talenta vokasi yang terampil, mampu bekerja dengan hasil nyata, siap pakai, adaptif dan inovatif serta mampu berkompetisi.
"Tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan global. Saudara adalah representasi dari semua itu. Kalian adalah lulusan vokasi. Lulusan yang siap berkarya sejak hari pertama," tegasnya.
Direktur memaparkan
Politeknik LP3I Medan melantik 119 lulusan dari lima program studi. Sebagian besar dari lulusan sudah bekerja di perusahaan relasi Politeknik LP3I Medan.
Peserta wisuda berasal dari diploma tiga program studi administrasi bisnis, program studi akuntansi dan program studi teknologi komputer. "Untuk yang pertama sekali akan melantik diploma empat sarjana terapan. Yaitu program studi bisnis digital dan program studi teknologi rekayasa komputer. Pada hari ini juga pertama sekali kita akan melantik wisudawan program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) Disabilitas.
Dr Maulidina MM juga menjelaskan bahwa Politeknik LP3I Medan menandatangani kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) Kantor Area 2 Medan, Wiraland Property Group, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS),
PT Sumber Tani Langkat, PT Era Lima Inti Jaya (Elite Glass), PT Ingco Teknika Indonesia, CV Pelita Gemilang Abadi, KPM Legacy-PT Avrist Assurance Indonesia, PT Megamas Plaza Bangunan (Home Smart), PT Sejahtera Mitra Solusi dan PT Berlian Transtar Abadi (BTSA Logistic).
"Kami berterima kasih kepada perusahaan relasi yang selama ini sudah bekerja sama dengan
kami. Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia, khususnya bagi Sumut dan Kota Medan tercinta," katanya.
Politeknik LP3I Medan, lanjut direktur, terus memperkuat link and match dengan industri. "Tahun ini, kami menjalin kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan nasional dan multinasional. Menghadirkan peluang kerja, magang dan sertifikasi profesi," rincinya.
Pada kesempatan ini, direktur menyampaikan rasa bangga kepada wisudawan yang telah prestasi akademik dan non-akademik baik tingkat
kota, provinsi, nasional hingga internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi
juga mampu bersaing di panggung dunia.
"Ardan Maulana meraih medali emas kategori rancangan kendali robotik tingkat International, Indonesian Student & Lecture Competition (ISLC) Tahun
2023, Fadhlaini Rahmah meraih medali perunggu, kategori pengajian perniagaan South East Asia Work Integrated Learning (SEAWIL) 2023 dan juara 1 speech LP3I English and Art Festival 2022," katanya.
Direktur juga menitipkan tiga bekal utama buat para lulusan. Yakni skill dan kompetensi, attitude dan integritas serta global mindset. "Jangan pernah takut bermimpi besar. Bekerja di luar negeri, menjadi technopreneur atau
membangun bisnis digital sendiri. Era global memberi peluang yang sama untuk semua orang. Yang membedakan hanya
keberanian dan usaha," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, direktur juga berbagi kisah inspiratif William Tanuwijaya, pendiri Tokopedia. "Beliau lahir di Pematangsiantar. Tidak berasal dari keluarga berada. Mulai bekerja sebagai penjaga warnet.
Namun berkat ketekunan, keberanian dan kemauan belajar, ia membangun salah satu perusahaan
teknologi terbesar di Indonesia. Dari kisah ini, saya ingin mengatakan bahwa asal kita bukanlah batas dan hambatan, tetapi fondasi
untuk kekuatan melangkah lebih jauh," terangnya.
Dr Maulidina MMl meminta lulusan Politeknik LP3I Medan memiliki tanggung jawab besar untuk
menjaga nama baik almamater. "Bersikap, bekerja, berkolaborasi dan berkontribusi di masyarakat.
Tunjukkan selalu integritas, profesionalisme dan dedikasi dalam setiap langkah. Tunjukkan bahwa lulusan Politeknik LP3I Medan adalah lulusan yang siap bersaing, siap berkarya dan siap memberi dampak kebaikan bagi dunia," harapnya.
Politeknik LP3I Medan berkomitmen menjadi center of excellence in digital business & applied technology melalui transformasi pembelajaran berbasis teknologi, penguatan kemitraan industri global dan sertifikasi kompetensi internasional.
Kemudian melalui program link and match yang terstruktur, penempatan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan. "Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya siap bekerja. Tetapi siap memimpin perubahan," ujar direktur. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan