Empat perguruan tinggi Muhammadiyah UNISA Yogyakarta, UM Banjarmasin, UM Palembang dan UMSU memberi paket bantuan pada korban banjir di Aceh Tamiang, Selasa (9/12).
Bantuan ini sebagai langkah solidaritas dan gerak bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Aceh Tamiang. Bantuan disalurkan ke posko di dua titik terdampak banjir di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Yaitu Desa Bukit Tempurung dan Desa Sriwijaya.
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan paket bantuan berupa makanan siap saji, barang kebutuhan pokok serta obat-obatan dan pengerahan tim medis kepada warga korban bencana banjir dan tanah longsor di Desa Bukit Tempurung dan Desa Sriwijaya, Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan yang diangkut dua truk tersebut dilepas Wakil Rektor UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum. Paket bantuan diantarkan Wakil Rektor II UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dan Wakil Rektor II UMSU III Dr. Rudianto, M.Si serta tim medis yang melakukan penanganan kesehatan warga.
Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum menyampaikan pesan dari rektor bahwa bantuan sebagai bentuk kepedulian dan rasa ikut prihatin dengan kondisi korban bencana. Bantuan diharapkan bisa mengurangi beban penderitaan warga terdampak bencana.
Dr. Rudianto, M.Si menambahkan UMSU tidak hanya hadir membawa bantuan material. Tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat Aceh Tamiang tidak sendiri.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap tangan yang membutuhkan mendapatkan dukungan. Gerak cepat ini adalah bentuk empati dan panggilan kemanusiaan," ujar wakil rektor III UMSU.
Prof. Dr. Akrim, M.Pd menambahkan bahwa UMSU terus berkordinasi dengan PP Muhammadiyah dan perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk mengumpulkan dan memperluas cakupan penyaluran kepada warga korban bencana.
Wakil rektor III UMSU ini berharap dukungan PP dan amal usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan bisa membantu lebih banyak korban bencana di Sumatera.
Sementara itu Ketua DPM Kualasimpang Muchlis Nasution menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran UMSU dan perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya. Ditengah situasi sulit seperti ini, bantuan dan kepedulian yang datang sangat berarti bagi kami, bukan hanya secara fisik tapi juga secara moral," ungkap Muchlis Nasution yang juga korban banjir. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan