31.7 C
Medan
Tuesday, February 27, 2024
spot_img
spot_img

PDIP Dairi Sesalkan Oknum Cabut Bendera Partai

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Dairi, menyesalkan tindakan pencabutan bendera PDIP yang dipasang sepanjang jalan Sisingamangajara dan jalan Ahmad Yani Sidikalang, Jumat (2/2/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Dairi, Resoalon Lumbangaol dalam keterangan pers, Sabtu (3/2/2024) menegaskan, pencabutan bendera PDIP yang diduga dilakukan oknum Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Kabupaten Dairi tanpa seijin pihaknya, merupakan penghinaan terhadap PDIP. Karena, bendera itu bukan alat peraga kampanye (APK) dalam Pemilu serentak 2024.

Bendera yang kami pasang di median jalan itu, hanya untuk menandakan bahwa negara kita akan melaksanakan pesta demokrasi.

“Dari dulu, tidak ada masalah ketika bendera kita pasang di median jalan seperti kita pasang kemaren. Tetapi, kenapa sekarang bendera yang kita pasang dicabut Satpol PP, “sebut Resoalon menambahkan ditempat sama juga ada bendera partai lain terpajang.

Resoalon menegaskan, ingin mengetahui siapa yang menyuruh oknum diduga Satpol PP Dairi berani melakukan itu. ” Untuk barangbukti terkait pencabutan itu, kita memiliki video pas dilakukan pencabutan bendera PDIP dan sudah viral, “terangnya.

” Ini sudah masalah nasional. DPP sudah perintahkan saya untuk melaporkan ini ke Bawaslu dan Gakkumdu. Penurunan bendera kami, sama dengan menginjak marwah kami. Kami akan lakukan perlawanan, ” tandasnya.

” Masalah ini sudah kami laporkan ke Bawaslu Kabupaten Dairi, pasca pencabutan kemarin,” lanjutnya. Resoalon menambahkan, atas kejadian itu, mereka akan menggelar aksi unjukrasa pada, Selasa (6/2/2024) mendatang.

Terpisah Ketua Bawaslu Dairi, Idrus Maha dikonfirmasi terkait pencabutan bendera PDIP mengatakan, bahwa Bawaslu tidak ada merekomendasikan Satpol PP Kabupaten Dairi untuk penertiban bendera partai politik (Parpol).

Idrus menyebut, terkait penertiban alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024, pihaknya sudah melakukan belum lama ini, ungkapnya. (rud)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Dairi, menyesalkan tindakan pencabutan bendera PDIP yang dipasang sepanjang jalan Sisingamangajara dan jalan Ahmad Yani Sidikalang, Jumat (2/2/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Dairi, Resoalon Lumbangaol dalam keterangan pers, Sabtu (3/2/2024) menegaskan, pencabutan bendera PDIP yang diduga dilakukan oknum Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Kabupaten Dairi tanpa seijin pihaknya, merupakan penghinaan terhadap PDIP. Karena, bendera itu bukan alat peraga kampanye (APK) dalam Pemilu serentak 2024.

Bendera yang kami pasang di median jalan itu, hanya untuk menandakan bahwa negara kita akan melaksanakan pesta demokrasi.

“Dari dulu, tidak ada masalah ketika bendera kita pasang di median jalan seperti kita pasang kemaren. Tetapi, kenapa sekarang bendera yang kita pasang dicabut Satpol PP, “sebut Resoalon menambahkan ditempat sama juga ada bendera partai lain terpajang.

Resoalon menegaskan, ingin mengetahui siapa yang menyuruh oknum diduga Satpol PP Dairi berani melakukan itu. ” Untuk barangbukti terkait pencabutan itu, kita memiliki video pas dilakukan pencabutan bendera PDIP dan sudah viral, “terangnya.

” Ini sudah masalah nasional. DPP sudah perintahkan saya untuk melaporkan ini ke Bawaslu dan Gakkumdu. Penurunan bendera kami, sama dengan menginjak marwah kami. Kami akan lakukan perlawanan, ” tandasnya.

” Masalah ini sudah kami laporkan ke Bawaslu Kabupaten Dairi, pasca pencabutan kemarin,” lanjutnya. Resoalon menambahkan, atas kejadian itu, mereka akan menggelar aksi unjukrasa pada, Selasa (6/2/2024) mendatang.

Terpisah Ketua Bawaslu Dairi, Idrus Maha dikonfirmasi terkait pencabutan bendera PDIP mengatakan, bahwa Bawaslu tidak ada merekomendasikan Satpol PP Kabupaten Dairi untuk penertiban bendera partai politik (Parpol).

Idrus menyebut, terkait penertiban alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024, pihaknya sudah melakukan belum lama ini, ungkapnya. (rud)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/