Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ceko vs Denmark: Duel Kontras, Bola Mati Narodak Tantang Agresivitas Danish Dynamite

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

Hojlund,  melakukan seleberasi usai mencetak gol  saat membela timnas Denmark.(reuters)
Hojlund, melakukan seleberasi usai mencetak gol saat membela timnas Denmark.(reuters)


Advertisement

PRAHA, Sumutpos.jawapos.com – Pertarungan hidup-mati tersaji saat Republik Ceko menjamu Denmark dalam final playoff (path D) kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA di Stadion Letna, dini hari nanti. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket, tetapi juga adu filosofi yang kontras: efisiensi bola mati kontra permainan terbuka.

Republik Ceko datang dengan identitas yang jelas—mematikan dalam situasi set piece. Dari 18 gol yang mereka bukukan sepanjang kualifikasi, tujuh di antaranya lahir dari skema bola mati. Ketajaman itu menjadi senjata utama Narodak, dengan nama-nama seperti Ladislav Krejci yang piawai memanfaatkan ruang sekecil apa pun di kotak penalti.

Kelebihan tersebut bukan tanpa perhatian dari kubu lawan. Pelatih Denmark, Brian Riemer, secara tegas menggarisbawahi ancaman terbesar yang harus diredam timnya. Baginya, menghindari pelanggaran di area berbahaya adalah harga mati jika ingin bertahan dalam laga ini.

“Bola mati akan sangat penting dalam laga ini. Kami harus benar-benar menghindarinya, seperti saat menghadapi Skotlandia,” ujar Riemer.

Di sisi lain, Denmark tidak datang dengan pendekatan yang sama. Danish Dynamite lebih mengandalkan permainan terbuka—cepat, agresif, dan langsung menekan pertahanan lawan. Statistik pun menunjukkan perbedaan mencolok: hanya dua gol mereka lahir dari bola mati sepanjang kualifikasi.

Advertisement

Kontras ini menjadikan duel di Praha sarat intrik. Ceko akan menunggu momen, mengandalkan presisi dan disiplin dalam situasi statis. Sementara Denmark berusaha memecah ritme, memaksakan tempo tinggi demi menciptakan peluang dari permainan terbuka.

“Ini pertemuan dua gaya yang berbeda. Akan menarik jika kami mampu mengatasinya,” tambah Riemer.

Dengan satu tiket menuju panggung dunia sebagai taruhannya, laga ini dipastikan berlangsung ketat. Di tengah perbedaan filosofi, satu detail kecil—sebuah tendangan sudut, pelanggaran di tepi kotak penalti, atau transisi cepat—bisa menjadi penentu siapa yang melangkah dan siapa yang harus menunggu empat tahun lagi.(jpg/han)

 

PERKIRAAN PEMAIN

REPUBLIK CEKO (3-4-1-2): 1-Kovar (g); 3-Holes, 4-Hranac, 7-Krejci (c); 5-Coufal, 14-Provod, 22-Soucek, 18-Sadilek; 15-Sulc; 10-Schick, 19-Chory
Pelatih: Miroslav Koubek

DENMARK (4-3-3): 16-Hermansen (g); 18-Bah, 15-Norgaard, 3-Nelsson, 5-Maehle; 23-Hojbjerg (c), 21-Hjulmand, 12-Froholdt; 8-Isaksen, 9-Hojlund, 14-Damsgaard
Pelatih: Brian Riemer

Advertisement

Artikel Terkait

Wabup Sergai Adlin Tambunan Tetap Setia Dukung Prancis, Kagumi Jude Bellingham dan Martin Ødegaard di Piala Dunia 2026

Wabup Sergai Adlin Tambunan Tetap Setia Dukung Prancis, Kagumi Jude Bellingham dan Martin Ødegaard di Piala Dunia 2026

Wabup Sergai Adlin Tambunan tetap dukung Prancis di Piala Dunia 2026 dan menjagokan Jude Bellingham serta Martin Ødegaard sebagai pemain fav

Meski Dikepung Konflik, Warga Tetap Nobar Piala Dunia

Meski Dikepung Konflik, Warga Tetap Nobar Piala Dunia

Argentina vs Mesir menghadirkan kisah haru: sepak bola tetap menjadi sumber harapan di tengah puing konflik dan ketidakpastian.

Ratusan Warga Padati Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ketua Komisi VI DPR RI Saleh Daulay di Aek Kanopan

Ratusan Warga Padati Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ketua Komisi VI DPR RI Saleh Daulay di Aek Kanopan

Ratusan warga memadati nobar Piala Dunia 2026 bersama Ketua Komisi VI DPR RI Saleh Daulay di Terminal Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer