Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 CA Osasuna Hantam Real Madrid 1, Los Blancos Terlalu Cinta Sayap Kiri

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

Para pemain Osasuna rayakan kemenangan usai menekuk Real Madrid 2-1. (madriduniversal)
Para pemain Osasuna rayakan kemenangan usai menekuk Real Madrid 2-1. (madriduniversal)


Advertisement

MADRID, Sumutpos.jawapos.com-Real Madrid akhirnya tersungkur! Bertandang ke markas CA Osasuna di El Sadar pada jornada ke-25 LaLiga, Minggu dini hari (22/2), Los Blancos dipaksa pulang dengan kekalahan 1-2. Bukan cuma memutus sembilan kemenangan beruntun, laga ini juga membuka borok lama: Madrid gampang buntu kalau lawan parkir bus!

Secara statistik? Gila! Madrid menguasai bola sampai 81 persen. Tapi apa artinya? Dominasi itu cuma jadi angka kosong. Bola muter-muter tanpa arah, tempo lambat, dan Osasuna dengan santai menutup semua celah.

Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Kepada Diario AS, ia mengakui timnya terlalu lambat membongkar pertahanan rapat. “Kami harus menggerakkan bola jauh lebih cepat, atau mereka akan dengan mudah bertahan,” tegasnya.

Advertisement

Tapi masalahnya bukan cuma tempo. Madrid ketahuan terlalu bergantung pada sisi kiri! Setiap serangan hampir selalu mengalir ke area yang sama, berharap magis dari Vinicius Junior atau ledakan dari Kylian Mbappe. Kalau dua bintang itu dimatikan? Habis sudah!

Arbeloa sendiri mengisyaratkan hal itu. Madrid dinilai terlalu fokus menyerang dari kiri dan gagal memberikan ancaman seimbang dari sisi kanan. Artinya, pola mereka sudah terbaca. Lawan tinggal menutup satu jalur, dan mesin gol Madrid langsung seret.

Situasi ini jelas bikin deg-degan jelang duel hidup-mati di Liga Champions melawan SL Benfica di Santiago Bernabéu, Kamis (26/2) dini hari. Memang unggul agregat 1-0 dari leg pertama di Estadio da Luz, tapi skor tipis itu jauh dari kata aman. Salah langkah sedikit saja, mimpi Eropa bisa buyar!

Advertisement

“Sebuah tim menunjukkan kekuatannya dalam kesulitan. Saya percaya pada tim saya,” ujar Arbeloa penuh keyakinan.

Kini sorotan tajam mengarah ke ruang ganti Madrid. Apakah mereka bisa bangkit dan memperbaiki ketergantungan di sayap kiri? Atau justru kembali terjebak dalam pola yang sama dan membayar mahal di Eropa?

Satu hal pasti, dominasi tanpa variasi hanya akan jadi ilusi. Dan di level tertinggi, ilusi tak pernah cukup untuk menang.(jpg/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Mbappe Cetak Gol ke-100, Real Madrid Tundukkan Barcelona di El Clasico

Mbappe Cetak Gol ke-100, Real Madrid Tundukkan Barcelona di El Clasico

Kylian Mbappe cetak gol ke-100 bersama Real Madrid dan brace penentu kemenangan 2-1 atas Barcelona dalam duel El Clasico di Camp Nou.

Mourinho Punya Tiga Jurus Mematikan, Barcelona Terancam Tumbang di El Clasico

Mourinho Punya Tiga Jurus Mematikan, Barcelona Terancam Tumbang di El Clasico

Jose Mourinho menyiapkan tiga strategi untuk menaklukkan Barcelona di El Clasico, mulai dari mengandalkan Mbappe hingga meredam Lamine Yamal

Prediksi El Clasico Memanas! McManaman Yakin Real Madrid Bisa Hajar Barcelona 3-1

Prediksi El Clasico Memanas! McManaman Yakin Real Madrid Bisa Hajar Barcelona 3-1

Steve McManaman jagokan Kylian Mbappe ketimbang Lamine Yamal dan prediksi Real Madrid menang 3-1 atas Barcelona di El Clasico.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer