
HOUSTON, Sumutpos.jawapos.com– Brasil datang ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan satu misi yang tak hanya soal lolos ke fase berikutnya. Selecao ingin menuntaskan "utang" kepada Jepang setelah dipermalukan Samurai Biru dalam laga persahabatan delapan bulan lalu.
Saat itu, di Ajinomoto Stadium, Chofu, Tokyo, Brasil yang sempat unggul dua gol justru tumbang 2-3. Kekalahan tersebut menjadi noda langka bagi Selecao karena merupakan kekalahan pertama dari Jepang setelah mendominasi 13 pertemuan sebelumnya.
Kini, kedua tim kembali dipertemukan di panggung yang jauh lebih bergengsi. Brasil dan Jepang akan saling berhadapan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, dini hari nanti (30/6) pukul 00.00 WIB, dengan tiket ke babak 16 besar menjadi taruhannya.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memastikan kekalahan di Tokyo menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya.
"Kami belajar banyak dari pertandingan di Tokyo, terutama apa yang terjadi pada babak kedua. Kami harus memahami bagaimana menjaga keseimbangan permainan selama 90 menit," ujar Ancelotti.
Tak Lagi Bereksperimen
Kekalahan di Jepang tak lepas dari keputusan Ancelotti melakukan rotasi besar-besaran. Setelah menang telak 5-0 atas Korea Selatan, pelatih asal Italia itu sengaja menurunkan komposisi berbeda sebagai bagian dari proses pencarian formasi terbaik.
Lini belakang yang kala itu dihuni Hugo Souza, Paulo Henrique, Fabricio Bruno, Lucas Beraldo, dan Carlos Augusto kini sudah tidak lagi menjadi bagian skuad Piala Dunia 2026.
Dari sebelas pemain yang menjadi starter di Tokyo, hanya Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, dan Vinicius Junior yang diperkirakan kembali mengisi susunan pemain inti saat menghadapi Jepang.
Ancelotti menilai perkembangan Brasil selama turnamen cukup menggembirakan, meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.



