Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paluta Maradat Fest 2025 Jadi Ajang Datangkan Wisatawan

J
Penulis: Juli Rambe❯
FESTIVAL: Stakeholder Paluta berfoto bersama saat Festival Budaya Daerah yang bertema
FESTIVAL: Stakeholder Paluta berfoto bersama saat Festival Budaya Daerah yang bertema

 


Advertisement

PALUTA, SUMUT POS - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) 

Eva Sartika Siregar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Budaya Daerah yang digelar di Gedung Serbaguna Lembaga Adat, Hutalombang pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Paluta H Basri Harahap. 

Menurutnya Eva, kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Paluta ke-18, tetapi juga momentum penting dalam menguatkan identitas budaya dan menumbuhkan kreativitas generasi muda.

Advertisement

Eva menegaskan bahwa penyelenggaraan festival budaya memiliki landasan kuat, baik secara historis maupun regulasi. 

"Festival seperti ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Daerah harus menjadi pusat pelestarian nilai adat, seni, dan tradisi. Paluta sudah mengambil langkah tepat," dalam keterangannya, Senin (24/11/2025). 

Mengusung tema "Paluta Maradat Fest: Padang Lawas Utara Beriman, Cerdas, Maju, Beradat, Festival Budaya sebagai Jembatan Kemajuan Generasi Muda", acara ini menghadirkan pagelaran seni.

Advertisement

Seperti, lomba-lomba kesenian daerah dan keagamaan, serta melibatkan peserta dari berbagai lapisan masyarakat mulai dari pelajar, seniman, budayawan hingga pondok pesantren dan lembaga adat. 

Eva menilai keterlibatan masyarakat secara luas adalah kekuatan utama festival ini. 

"Ketika pelajar, seniman, dan komunitas adat bergerak bersama, maka budaya daerah tidak hanya dipertontonkan, tetapi diwariskan. Ini yang paling penting," ujarnya.

Selain pelestarian budaya, Eva menekankan bahwa kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Ia menyebut bahwa festival daerah merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kunjungan wisata dan membuka ruang ekonomi bagi masyarakat lokal.

"Setiap daerah di Sumut memiliki kekayaan budaya yang khas. Festival Paluta ini harus menjadi agenda berkelanjutan dan bagian dari kalender pariwisata daerah. Dengan promosi yang tepat, Paluta dapat menjadi destinasi budaya yang menarik," katanya.

Eva juga mengapresiasi dukungan APBD melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Paluta yang menjadi sumber pendanaan kegiatan, serta kerja keras panitia dalam menyusun dan melaksanakan seluruh rangkaian acara.

"Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun masa depan Paluta. Saya berharap Festival Budaya 2025 menjadi titik awal kebangkitan kreativitas dan kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri," ucapnya. (rel/san/ram)

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Paluta Usut Konflik Lahan PT Tindoan Bujing dan Eks HGU PT Tanjung Siram

Pemkab Paluta Usut Konflik Lahan PT Tindoan Bujing dan Eks HGU PT Tanjung Siram

Pemkab Paluta menyelesaikan masalah agraria dari PT Tindoan Bujing dan PT Tanjung SIram.

Lompat Rp95,58 Miliar! APBD Perubahan Paluta 2026 Diproyeksikan Tembus Rp1,17 Triliun

Lompat Rp95,58 Miliar! APBD Perubahan Paluta 2026 Diproyeksikan Tembus Rp1,17 Triliun

APBD Perubahan Paluta 2026 diproyeksikan tembus Rp1,17 triliun, naik Rp95,58 miliar. Belanja daerah juga meningkat untuk mendukung 10 progra

Razia Tempat Hiburan Malam di Paluta, Satpol PP Amankan Lima Perempuan dan Sita Ribuan Liter Tuak

Razia Tempat Hiburan Malam di Paluta, Satpol PP Amankan Lima Perempuan dan Sita Ribuan Liter Tuak

Satpol PP Padang Lawas Utara menggelar razia tempat hiburan malam, mengamankan lima perempuan, menyita tuak, dan menindak pemilik usaha deng

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer