Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kadis PUTR Binjai Baru Disambut Plang Protes Jalan Berlubang

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Plang protes masyarakat tutup lubang pada ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara. (Istimewa/Sumut Pos)
Plang protes masyarakat tutup lubang pada ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai yang baru, Wahyu Umara disambut dengan plang protes dari masyarakat pada ruas jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara. Plang itu berisikan pesan Dinas PUTR Binjai tak becus bekerja.


Advertisement

Sebab, banyak jalan berlubang di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara. Memang pantauan wartawan, sejumlah lubang menganga terdapat pada beberapa titik di ruas tersebut.

"Makin banyak jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan ini. Heran kami, apa susahnya menambal lubang yang menganga," ujar Yuli warga sekitar, Rabu (14/1/2026).

Plang tersebut dipasang pada lubang yang menganga. Hal itu dilakukan masyarakat agar masyarakat tidak masuk pada lubang tersebut.

Advertisement

"Kami berharap agar Pemerintah Kota Binjai segera menutup lubang yang menganga ini. Jangan sampai ada peristiwa yang tidak diinginkan, baru diperbaiki," sambungnya.

Menanggapi jalan lubang, Kadis PUTR Binjai, Wahyu Umara menyebut, akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan. "Coba akan saya cek data di kantor dan lapangan," katanya.

"Berhubung saya tiga hari ini masih ada urusan di rumah sakit, terima kasih atas pengertiannya," sambung Wahyu.

Advertisement

// Bentuk Protes

Pengamat Sosial dari Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumatera Utara, Abdul Rahim menilai, plang yang dipasang masyarakat adalah bentuk Protes dan kritik keras terhadap Dinas PUTR Binjai. "Tindakan warga tersebut mencerminkan akumulasi kekecewaan akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang," ungkapnya.

Namun sayang, akumulasi kecewa itu tidak ditindaklanjuti dengan serius. Dia juga menilai, jalan rusak itu mengganggu kenyamanan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengendara.

"Nyawa masyarakat harus diutamakan dengan perbaiki jalan berlubang," serunya.

Dia menambahkan, infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi serta sosial warga. Karenanya, perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Tak ketinggalan, Rahim juga menyoroti peran Kadis PUTR Binjai yang baru menjabat. "Saya menilai seharusnya pejabat tersebut segera turun langsung ke lapangan untuk mendata seluruh ruas jalan rusak di Kota Binjai, sejalan dengan instruksi Wali Kota Binjai yang menekankan fokus pada perbaikan infrastruktur. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah muncul aksi protes atau sorotan publik," pungkasnya. (ted/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Puluhan Emak-emak Kepung SPBU Dolok Masihul, Protes BBM Langka Sebulan Terakhir

Puluhan Emak-emak Kepung SPBU Dolok Masihul, Protes BBM Langka Sebulan Terakhir

Puluhan emak-emak demo di SPBU Dolok Masihul, Sergai, memprotes kelangkaan Pertalite dan solar yang terjadi hampir sebulan terakhir.

Lagi, Pejabat di Binjai Undur Diri Belum Genap Setahun Dilantik

Lagi, Pejabat di Binjai Undur Diri Belum Genap Setahun Dilantik

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Binjai Irsan Firdaus mengundurkan diri karena alasan kesehatan, menambah daftar pejabat yang mund

Jalan Penghubung Binjai-Langkat Diblokir Warga, PUTR Janji Perbaikan Mulai Oktober

Jalan Penghubung Binjai-Langkat Diblokir Warga, PUTR Janji Perbaikan Mulai Oktober

Seratusan warga blokir jalan penghubung Binjai-Langkat karena rusak parah. PUTR Langkat memastikan perbaikan Jalan Kwala Madu, Desa Sambirej

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer