Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana Desa Bantu Warga Miskin dan Percepat Pembangunan di Dairi

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

Kadis Pemdes Dairi, Simon Tony Malau saat memberikan penjelasan terkait mamfaat kehadiran Dana Desa di Kabupaten Dairi, Selasa (10/3/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
Kadis Pemdes Dairi, Simon Tony Malau saat memberikan penjelasan terkait mamfaat kehadiran Dana Desa di Kabupaten Dairi, Selasa (10/3/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)


Advertisement

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Program Dana Desa (DD) yang digulirkan pemerintah pusat sejak 2016 terbukti memberi dampak signifikan bagi masyarakat desa di Kabupaten Dairi. Selain membantu warga kurang mampu melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), dana tersebut juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.

Data rekapitulasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Dairi menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, yakni 2022 hingga 2024, puluhan ribu warga miskin telah merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi, Simon Tony Malau, didampingi Kepala Bidang Keuangan dan Desa, Marhaban Kudadiri, menjelaskan bahwa selama periode tersebut sebanyak 21.922 kepala keluarga (KK) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Advertisement

“Dana Desa tidak hanya membantu masyarakat yang kurang mampu melalui BLT, tetapi juga berkontribusi besar dalam pembangunan berbagai fasilitas desa,” ujar Simon saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).

Dari sisi pembangunan fisik, Dana Desa juga digunakan untuk membuka dan meningkatkan akses infrastruktur di berbagai wilayah desa. Tercatat pembangunan pembukaan jalan desa mencapai 115,5 kilometer, perkerasan jalan 97,8 kilometer, serta pengaspalan jalan sepanjang 56,7 kilometer.

Advertisement

Selain itu, pembangunan rabat beton mencapai 48 kilometer dan parit beton sepanjang 22,7 kilometer.

Tidak hanya infrastruktur jalan, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk pembangunan sarana pelayanan masyarakat dan pendidikan. Dalam tiga tahun terakhir, tercatat pembangunan Balai Desa sebanyak 8 unit, Perpustakaan Desa 12 unit, serta gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 14 unit.

Menurut Simon, Dana Desa juga berperan penting dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, termasuk kegiatan peningkatan kapasitas dan penguatan ekonomi masyarakat.

Ia mengakui bahwa dalam pengelolaannya masih terdapat sejumlah tantangan dan kekurangan. Namun secara umum, keberadaan Dana Desa dinilai telah memberikan dampak positif yang besar bagi pembangunan desa.

“Terlepas dari berbagai kekurangan dalam pengelolaannya, Dana Desa telah membawa manfaat yang sangat besar, baik dalam pemberdayaan masyarakat maupun dalam mendorong pembangunan di desa-desa di Kabupaten Dairi,” pungkasnya. (rud/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Titik Nol Pematang Jaya, Tiorita Tegaskan Pembangunan Langkat Harus Menjangkau Wilayah Perbatasan

Dari Titik Nol Pematang Jaya, Tiorita Tegaskan Pembangunan Langkat Harus Menjangkau Wilayah Perbatasan

Plt Bupati Langkat Tiorita br Surbakti canangkan Titik Nol di Pematang Jaya, sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur

Pemkab Langkat Kucurkan Puluhan Miliar untuk Kecamatan Pematang Jaya

Pemkab Langkat Kucurkan Puluhan Miliar untuk Kecamatan Pematang Jaya

Pemkab Langkat kucurkan puluhan miliar untuk pembangunan Pematang Jaya, termasuk infrastruktur, pasar desa, pertanian, perikanan, dan UMKM.

Pokir Teo Sinulingga DPRD Langkat, Fokus Infrastruktur hingga Sarpras Kelompok Tani

Pokir Teo Sinulingga DPRD Langkat, Fokus Infrastruktur hingga Sarpras Kelompok Tani

Anggota DPRD Langkat Teo Sinulingga mengusulkan 26 pokir, mayoritas terkait infrastruktur, sarpras kelompok tani hingga olahraga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer