Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Deliserdang dan BNN Jalankan Program Pencegahan Narkoba

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Kepala BNN Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH di Kantor Bupati Deliserdang, Rabu (11/3/2026).
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Kepala BNN Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH di Kantor Bupati Deliserdang, Rabu (11/3/2026).


Advertisement

LUBUK PAKAM, Sumutpos.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang membuka ruang berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk kerjasama dengan seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa menjalankan program pencegahan narkoba.

Hal ini disampakan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Kepala BNN Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (11/3/2026).

"Kita siap bekerja sama dan mengawal berbagai program yang bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pemerintah daerah akan mendukung upaya sosialisasi dan penguatan program di desa maupun sekolah," tegas Bupati.

Advertisement

Bupati berharap, sinergi antara Pemkab Deli Serdang dan BNN bisa semakin diperkuat dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika di wilayah Deli Serdang.

Sebelumnya, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH menyampaikan, kondisi peredaran narkotika secara nasional yang saat ini cukup memprihatinkan.

Berdasarkan data BNN, Provinsi Sumatera Utara menempati peringkat pertama dalam tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Advertisement

Jalur masuk narkotika terbesar ke Indonesia masih didominasi jalur laut dari kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Brunei, dan Thailand. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam melakukan pencegahan.

"Permasalahan narkoba ini sudah sangat meresahkan. Untuk itu diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah daerah hingga tingkat desa," jelasnya.

Diterangkan lagi, peta kerawanan peredaran narkoba di Kabupaten Deli Serdang dibagi dalam tiga kategori, yakni zona merah, kuning, dan hijau dari total 22 kecamatan. Ada sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan di antaranya Kecamatan Percut Sei Tuan, Sunggal, Pancur Batu, Tanjung Morawa, dan lainnya.

Sebagai langkah pencegahan, BNN Kabupaten Deli Serdang mendorong pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) serta peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar.

Selain itu, saat ini tengah berkembang tren baru penyalahgunaan narkotika yang mulai dikemas dalam bentuk vape melalui zat psikoaktif baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang mulai menyasar kalangan remaja.

"Kita harus memberikan edukasi kepada pelajar terkait bahaya narkoba, termasuk tren baru yang dikemas melalui vape. Generasi muda harus kita lindungi karena merekalah yang akan menjadi generasi Indonesia Emas 2045," jelasnya. (btr/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Punya Surat Tanah, Belasan Rumah Korban Angin Kencang Terkendala Bantuan

Tak Punya Surat Tanah, Belasan Rumah Korban Angin Kencang Terkendala Bantuan

Belasan rumah korban angin kencang di Beringin, Deli Serdang, terkendala bantuan perbaikan karena status kepemilikan lahan.

Polres Batu Bara Perkuat Polmas untuk Jangkau 151 Desa dan Kelurahan

Polres Batu Bara Perkuat Polmas untuk Jangkau 151 Desa dan Kelurahan

Polres Batu Bara memperkuat peran Polmas untuk mendukung Bhabinkamtibmas menjangkau 151 desa dan kelurahan

Darma Wijaya Lepas 480 Mahasiswa KKN UMN Al-Washliyah, Siap Mengabdi di 48 Desa se-Sergai

Darma Wijaya Lepas 480 Mahasiswa KKN UMN Al-Washliyah, Siap Mengabdi di 48 Desa se-Sergai

Bupati Sergai Darma Wijaya melepas 480 mahasiswa KKN UMN Al-Washliyah yang akan mengabdi di 48 desa untuk mendukung pembangunan masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer