Bupati Labusel Tekankan MTQ Profesional Tanpa Konflik, Hadiah Diminta Cair Maksimal Sehari

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com– Komitmen menghadirkan ajang religius yang bersih dan berintegritas ditegaskan Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat memimpin rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten, Senin (13/4/2026).
Dalam rapat yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati Labusel itu, Fery tidak sekadar bicara teknis pelaksanaan. Ia menyoroti hal yang lebih mendasar: profesionalisme, transparansi, dan bebas konflik kepentingan. Menurutnya, kredibilitas MTQ tidak hanya ditentukan oleh kemegahan acara, tetapi oleh kejujuran dalam setiap proses penilaian.
“Pastikan tidak ada konflik kepentingan. Dewan juri tidak boleh memiliki hubungan keluarga dengan peserta. Ini soal menjaga marwah MTQ,” tegasnya.
Instruksi tersebut menjadi penekanan penting agar ajang keagamaan ini benar-benar menjadi ruang kompetisi yang adil, sekaligus mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an yang dijunjung tinggi.
Tak hanya itu, Fery juga memberi perhatian serius pada persoalan klasik yang kerap mencoreng pelaksanaan kegiatan, yakni keterlambatan pencairan hadiah. Ia meminta panitia memastikan seluruh hak pemenang disalurkan tepat waktu tanpa alasan administratif.
Menjawab hal tersebut, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution memastikan perbaikan sistem telah dilakukan. Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran hadiah kini dialihkan melalui skema hibah kepada Lembaga Seni Qasidah Indonesia dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an.
“Dengan skema ini, prosesnya jauh lebih cepat. Paling lambat satu hari hadiah sudah bisa dicairkan,” ujarnya.
MTQ tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan sendiri dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Mei 2026 di Lapangan Sepak Bola Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat.
Usai membahas MTQ, rapat berlanjut pada persiapan qurban. Pemerintah daerah menargetkan penyediaan 60 ekor lembu sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah qurban tahun ini—sebuah angka yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.



