Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Langgar Prosedur, Dapur MBG Fanayama Ditutup Sementara

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Kondisi dapur MBG di Fanayama, Nisel.  (Eriusman Duha/ Sumut Pos)
Kondisi dapur MBG di Fanayama, Nisel. (Eriusman Duha/ Sumut Pos)

Advertisement

 

NISEL, Sumutpos.jawapos.com-Standar pelaksanaan program makan bergizi kembali menjadi sorotan. Badan Gizi Nasional resmi menghentikan sementara operasional dapur Program Makan Bergizi (MBG) di Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, menyusul dugaan pelanggaran prosedur yang mencuat ke publik.

Keputusan ini diambil setelah adanya somasi dari tim hukum Law Office Arman Bali, S.H. & Partners yang menyoroti sejumlah persoalan mendasar. Mulai dari transparansi harga bahan pangan, ketidaksesuaian porsi makanan, hingga isu sanitasi yang dinilai serius karena lokasi dapur berdekatan dengan kandang ternak babi.

Advertisement

Kuasa hukum Arman Bali menyambut langkah tersebut sebagai respons yang tepat. Menurutnya, penutupan sementara ini menjadi indikasi bahwa persoalan yang diangkat memiliki dasar kuat dan perlu ditindaklanjuti secara menyeluruh.

“Perlu evaluasi total agar standar pelaksanaan program benar-benar terpenuhi sebelum operasional dilanjutkan,” ujarnya.

Advertisement

Sorotan terhadap dapur MBG Fanayama tidak hanya berhenti pada aspek teknis. Di lapangan, muncul pula dinamika sosial, termasuk penolakan program oleh sebagian desa untuk kategori penerima tertentu. Di sisi lain, upaya komunikasi tengah dilakukan antara pengelola dapur dan masyarakat setempat guna mencari solusi, terutama terkait polemik lokasi.

Sebelumnya, pihak pengelola mengklaim telah menjalankan operasional sesuai petunjuk teknis dan rutin melaporkan kegiatan ke pusat. Mereka juga menyebut keberadaan kandang ternak di sekitar lokasi tidak berdampak langsung terhadap aktivitas dapur. Namun, klaim tersebut belum cukup meyakinkan otoritas.

Koordinator Wilayah SPPG Nias Selatan, Dominus Buala Ronaldin Wehalo, membenarkan penghentian sementara tersebut. Berdasarkan surat resmi Dirtauwas Wilayah I, dapur dinilai belum memenuhi standar higiene dan sanitasi lingkungan yang ditetapkan.

“Kami mendorong percepatan perbaikan serta komunikasi yang baik antara mitra, yayasan, dan masyarakat,” ujarnya.(eri/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Kitchenette Hadirkan Brick Chickenette Series, Eksplorasi Rasa Dunia dengan Teknik Masak Lebih Ringan

Kitchenette Hadirkan Brick Chickenette Series, Eksplorasi Rasa Dunia dengan Teknik Masak Lebih Ringan

Kitchenette, bagian dari ISMAYA Group, kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Brick Chickenette Series, rangkaian menu terbaru

Mengaku Pengusaha Dapur MBG, Eks Anggota TNI AU Gelapkan 13 Mobil Rental di Dairi, Uang Gadai Dipakai Judi

Mengaku Pengusaha Dapur MBG, Eks Anggota TNI AU Gelapkan 13 Mobil Rental di Dairi, Uang Gadai Dipakai Judi

Eks anggota TNI AU ditangkap di Deli Serdang usai diduga menggelapkan 13 mobil rental di Dairi dan menggadaikannya untuk judi.

DPRD Sumut: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Karo Harus Diusut Tuntas

DPRD Sumut: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Karo Harus Diusut Tuntas

Anggota DPRD Sumut meminta agar masalah keracunan mbg yang terjadi di sman 1 berastagi, karo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer