Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Irigasi Parit Lompaten di Karo Diperbaiki Mulai Juni 2026

J
Penulis: Juli Rambe❯
TINJAU: Dinas SDA Sumut saat meninjau langsung daerah irigasi (DI) di Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. (Dok: Dinas sDA Sumut)
TINJAU: Dinas SDA Sumut saat meninjau langsung daerah irigasi (DI) di Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. (Dok: Dinas sDA Sumut)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara memastikan kerusakan saluran irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Parit Lompaten di Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, akan ditangani pada tahun 2026. 

Perbaikan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang sempat terganggu akibat bencana longsor.

Advertisement

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Sumut, Gibson Panjaitan, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu (23/5/2026) guna melihat kondisi terkini saluran irigasi yang mengalami kerusakan cukup parah.

Menurut Gibson, longsor yang terjadi menyebabkan sebagian saluran irigasi terputus sehingga distribusi air menuju area persawahan masyarakat tidak dapat berjalan secara normal. Akibatnya, pasokan air yang dibutuhkan petani untuk mengairi lahan pertanian mereka menjadi terganggu.

Advertisement

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi kerusakan yang terjadi. Dari hasil peninjauan, memang terdapat bagian saluran yang terputus akibat longsor sehingga aliran air menuju lahan pertanian masyarakat tidak dapat berfungsi secara optimal,” ujar Gibson Panjaitan saat memberikan keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Bahkan, perbaikan jaringan irigasi DI Parit Lompaten telah masuk dalam program penanganan tahun 2026 dan saat ini sedang memasuki tahapan pengadaan atau tender.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, penanganan saluran irigasi Parit Lompaten ini akan dilaksanakan pada tahun ini juga. Saat ini prosesnya masih berada pada tahap tender dan pekerjaan fisik direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026,” katanya.

Gibson menjelaskan, pekerjaan yang akan dilakukan tidak hanya memperbaiki bagian saluran yang rusak, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung guna mencegah kerusakan serupa terjadi di kemudian hari.

Adapun ruang lingkup pekerjaan meliputi pembangunan tembok penahan tanah pada area yang rawan longsor serta rehabilitasi saluran irigasi yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keberlangsungan aliran air bagi sektor pertanian masyarakat di wilayah tersebut.

Advertisement

Artikel Terkait

Diinstruksikan Gubernur, Dinas SDA Sumut Tancap Gas Pulihkan Lahan Petani Batu Bara

Diinstruksikan Gubernur, Dinas SDA Sumut Tancap Gas Pulihkan Lahan Petani Batu Bara

Dinas SDA Sumut akan mempercepat pembangunan tanggul jebol di Batubara. Karena ini merupakan instruksi dari Gubsu.

Dinas SDA Sumut Pastikan Progres Perkuatan Tebing Sungai Aek Panjaitan Tapteng sesuai Jadwal

Dinas SDA Sumut Pastikan Progres Perkuatan Tebing Sungai Aek Panjaitan Tapteng sesuai Jadwal

Dinas SDA Sumut mengatakan penguatan tebing aek panjaitan sudah mencapai 41 persen. Dan itu sesuai dengan jadwal.

Progres Peningkatan Saluran DI Rawa Bogak Besar Capai 6 Persen

Progres Peningkatan Saluran DI Rawa Bogak Besar Capai 6 Persen

Dinas SDA Sumut pastikan pengerjaan irigasi di Serdangbedagai sesuai dengan target. Hingga akhir Juli 2026 capai 9 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer