Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BRT akan Layani Dua Koridor pada Tahap Awal

J
Penulis: Juli Rambe❯
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Dinas Perhubungan Sumut terus mematangkan rencana pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) sebagai salah satu solusi transportasi massal di wilayah perkotaan. Sistem BRT yang akan diterapkan mengedepankan kecepatan perjalanan, kepastian jadwal, tarif terjangkau, serta layanan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa konsep BRT yang akan dioperasikan di Sumut dirancang untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, nyaman, dan ramah lingkungan.

Advertisement

Yuda mengatakan, salah satu keunggulan utama BRT adalah waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan angkutan umum konvensional. Hal tersebut didukung dengan penerapan jalur khusus bus serta pemberian prioritas di persimpangan sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

“Konsep BRT yaitu waktu tempuh lebih cepat dengan jalur khusus bus dan prioritas di persimpangan,” kata Yuda saat memberikan keterangan kepada Sumut Pos, Senin (8/6/2026).

Advertisement

Selain itu, BRT juga akan dilengkapi dengan halte atau titik pemberhentian tertentu yang memiliki sistem informasi yang jelas. Masyarakat nantinya dapat mengetahui informasi layanan secara lebih mudah, baik melalui halte, di dalam bus maupun melalui aplikasi yang disediakan.

“BRT memiliki pemberhentian tertentu dengan sistem informasi yang jelas. Selain itu, sistem informasi juga tersedia di halte, di dalam bus dan melalui penggunaan aplikasi,” ujarnya.

Dari sisi tarif, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan layanan BRT dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dimungkinkan melalui pemberian subsidi layanan sehingga biaya perjalanan tetap terjangkau.

“Tarifnya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat melalui subsidi layanan,” jelas Yuda.

Kepastian jadwal perjalanan juga menjadi salah satu aspek penting dalam konsep BRT. Bus akan beroperasi dengan interval waktu keberangkatan atau headway yang teratur sehingga penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Advertisement

Artikel Terkait

Komisi IV Jadwalkan RDP dengan Dishub Medan dan BPTD Sumut untuk Bahas Kajian BRT Mebidang

Komisi IV Jadwalkan RDP dengan Dishub Medan dan BPTD Sumut untuk Bahas Kajian BRT Mebidang

Komisi IV DPRD Medan akan memanggil Dishub Medan dan BPTD Sumut untuk mengetahui perkembangan pembangunan BRT.

Pembangunan Halte BRT Mebidang Dinilai Korbankan Ruang Hijau Kota Medan

Pembangunan Halte BRT Mebidang Dinilai Korbankan Ruang Hijau Kota Medan

Walhi Sumut mengatakan pembangunan halte brt hingga menebang pohon dapat merugikan kota medan. Apalagi, pohon sudah semakin sedikit.

DPRD Sumut Ingatkan Pembangunan BRT Harus Ramah Lingkungan dan Tidak Ganggu Warga

DPRD Sumut Ingatkan Pembangunan BRT Harus Ramah Lingkungan dan Tidak Ganggu Warga

DPRD Sumut meminta agar pembangunan halte BRT tidak mengganggu kegiatan masyarakat. Sekaligus ramah lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer