Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HMI Siantar–Simalungun Sampaikan Aspirasi di DPRD Tebing Tinggi, Soroti BBM hingga Program MBG

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Sejumlah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun melakukan aksi bakar ban dan menyampaikan orasi saat unjuk rasa di Jalan Sutomo, depan Kantor DPRD Kota Tebing Tinggi, Senin (29/6/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)
Sejumlah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun melakukan aksi bakar ban dan menyampaikan orasi saat unjuk rasa di Jalan Sutomo, depan Kantor DPRD Kota Tebing Tinggi, Senin (29/6/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)

Advertisement

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pematangsiantar–Simalungun menggelar aksi penyampaian pendapat di Kota Tebing Tinggi, Senin (29/6/2026). Aksi yang melibatkan sekitar 15 peserta tersebut berlangsung damai dan ditutup dengan dialog bersama Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi.

Aksi dimulai dari Mapolres Tebing Tinggi di Jalan Pahlawan, kemudian dilanjutkan ke kawasan Balai Kota hingga Kantor DPRD Kota Tebing Tinggi di Jalan Sutomo. Massa membawa berbagai atribut aksi seperti sound system, toa, spanduk, ban bekas, hingga duplikat keranda sebagai simbol penyampaian aspirasi.

Advertisement

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Muhammad Fahrizal Hafiz menyoroti sejumlah isu nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari tingginya harga bahan pokok dan BBM, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), hingga penolakan terhadap praktik militerisme di ranah sipil.

Selain orasi, massa juga menggelar aksi simbolik berupa tabur bunga sebagai bentuk keprihatinan, serta membakar ban bekas dan duplikat keranda sebagai ekspresi kekecewaan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat. Sepanjang aksi, pengamanan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian untuk memastikan kegiatan tetap kondusif.

Dalam pernyataan sikapnya, HMI Cabang Pematangsiantar–Simalungun menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi menyeluruh Program MBG dan Koperasi Merah Putih, penurunan harga BBM dan bahan pokok, penolakan revisi Undang-Undang Polri, hingga penghentian tindakan represif aparat serta praktik militerisme di ruang sipil.

Mereka juga menyoroti Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat, serta meminta pencopotan Direktur Utama PLN Sumatera Utara terkait peristiwa blackout dan pemadaman bergilir yang terjadi sebelumnya.

Selain itu, HMI mendesak pemeriksaan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tebing Tinggi, serta menolak tindakan represif Satpol PP terhadap pedagang di sekitar Masjid Agung Tebing Tinggi.

Sekitar pukul 11.30 WIB, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khadafi Nasution, didampingi Sekretaris DPRD, menemui massa aksi. Ia menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai fungsi dan kewenangan DPRD, termasuk diteruskan kepada pemerintah pusat maupun instansi terkait.

Perwakilan HMI kemudian melakukan dialog singkat di ruang kerja Ketua DPRD selama sekitar 15 menit sebelum massa membubarkan diri dengan tertib.

Secara keseluruhan, aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung aman, damai, dan kondusif, dengan seluruh aspirasi diterima untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. (mag-3/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Badko HMI Sumut Apresiasi Musa Rajekshah Bangun Masjid Lafran Pane di Tapsel

Badko HMI Sumut Apresiasi Musa Rajekshah Bangun Masjid Lafran Pane di Tapsel

Badko HMI Sumut apresiasi Musa Rajekshah bangun Masjid Lafran Pane di Tapsel sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri HMI dan amal jariyah

Cegah Antrean BBM Mengular dan Penimbunan, Satreskrim Polres Palas Sisir Sejumlah SPBU

Cegah Antrean BBM Mengular dan Penimbunan, Satreskrim Polres Palas Sisir Sejumlah SPBU

Satreskrim Polres Padang Lawas patroli SPBU untuk mencegah antrean BBM, penimbunan, dan gangguan keamanan.

Cegah BBM Subsidi Ditimbun, Polres Padang Lawas Awasi Ketat Dua SPBU

Cegah BBM Subsidi Ditimbun, Polres Padang Lawas Awasi Ketat Dua SPBU

Polres Padang Lawas memperketat pengawasan dua SPBU untuk mencegah penimbunan, penyalahgunaan, dan kecurangan distribusi BBM bersubsidi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer