Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disdik Labura Tegaskan Pendidikan Dimulai dari Keluarga dan Budaya

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Berpakaian baju adat Nusantara, Disdik Labura gelar  upacara Harganas ke-33. (Asri Tarigan/Sumut Pos)
Berpakaian baju adat Nusantara, Disdik Labura gelar upacara Harganas ke-33. (Asri Tarigan/Sumut Pos)

Advertisement

 

LABURA, Sumutpos.jawapos.com – Nuansa keberagaman budaya mewarnai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Senin (29/6). Di antara peserta upacara, jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Labura tampil mengenakan pakaian adat sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus penegasan bahwa pendidikan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai kearifan lokal.

Rombongan Disdik Labura dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Irwan Harahap, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Jhonny Ramses Simanjuntak, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Nurfauziah M. Sipahutar, Kepala Bidang Kebudayaan Sri Rezeky Martina Sitorus, serta para pejabat dan staf lainnya.

Advertisement

Bagi Irwan Harahap, mengenakan pakaian adat pada momentum Harganas bukan sekadar memenuhi ketentuan upacara atau seremoni tahunan. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen insan pendidikan dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

"Memakai pakaian adat saat upacara Harganas merupakan aksi nyata dalam melestarikan budaya. Pendidikan bukan hanya tentang mentransfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga mewariskan jati diri, akar tradisi, dan karakter bangsa kepada generasi penerus," ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat di tengah derasnya arus globalisasi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Labura, Jhonny Ramses Simanjuntak, menekankan bahwa keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Ia mengatakan, pendidikan terbaik tidak selalu dimulai dari bangku sekolah, melainkan dari kasih sayang, keteladanan, dan bimbingan yang diberikan orang tua di lingkungan keluarga.

Momentum Harganas, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa peran keluarga sangat menentukan lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak.

"Kami mengajak seluruh orang tua untuk terus menjadi teladan bagi anak-anaknya. Dari keluarga yang harmonis dan bahagia akan lahir generasi cerdas yang mampu membangun bangsa," katanya.

Menutup pesannya, Ramses menyampaikan harapan agar semangat Harganas semakin memperkuat sinergi antara keluarga, dunia pendidikan, dan pemerintah dalam mencetak generasi masa depan.

Advertisement

Artikel Terkait

Apel Gabungan Harganas di Binjai Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Apel Gabungan Harganas di Binjai Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Apel Harganas Binjai tekankan peran ayah dalam pengasuhan anak demi keluarga kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Pemkab Labura Peringati Harganas ke-33, Tegaskan Peran Ayah Kunci Membangun Generasi Emas 2045

Pemkab Labura Peringati Harganas ke-33, Tegaskan Peran Ayah Kunci Membangun Generasi Emas 2045

Pemkab Labura memperingati Harganas ke-33 bertema "Ayah Wajib Hadir" untuk memperkuat ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045

Dinsos Palas Pulangkan Dua Lansia Terlantar ke Keluarga, Satu Sempat Dirawat karena Stroke

Dinsos Palas Pulangkan Dua Lansia Terlantar ke Keluarga, Satu Sempat Dirawat karena Stroke

Dinsos Palas pulangkan dua lansia terlantar ke keluarga di Sumbar dan Simalungun, satu sempat dirawat akibat stroke.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer