Bupati Batubara Pastikan Mitigasi Petani dan Nelayan Terdampak Pembangunan Bendung Sidalu Dalu

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten Batubara memastikan tidak akan membiarkan masyarakat menanggung sendiri dampak pembangunan Bendung Sidalu Dalu di Kecamatan Air Putih. Mitigasi bagi petani dan warga yang terdampak banjir akibat pengalihan debit air di hilir Sungai Gambus Laut kini menjadi perhatian pemerintah daerah.
Bupati Batubara Dr H Baharuddin Siagian menegaskan, meski pembangunan Bendung Sidalu Dalu berada dalam kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Batubara tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat penanganan.
“Saya paham Bapak/Ibu dirugikan. Memang benar proyek Bendung Sidalu Dalu ini kewenangan PSDA Provinsi Sumut. Tapi sebagai Bupati, saya tidak akan tinggal diam. Pemkab Batubara hadir untuk memastikan masyarakat terdampak segera mendapat mitigasi, mulai inventarisasi, bantuan bibit hingga pendampingan,” ujar Baharuddin.
Pernyataan itu disampaikan Baharuddin bersama Wakil Bupati Batubara Syafrizal usai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Batubara, Senin (17/8/2026).
Proyek Didorong Segera Permanen
Menurut Baharuddin, komunikasi dengan PSDA Sumut dan UPT Bah Bolon terus dilakukan. Pemkab Batubara mendorong percepatan pembangunan Bendung Sidalu Dalu secara permanen agar persoalan dampak sementara yang kini muncul dapat segera diatasi.
Di balik persoalan yang sedang dihadapi warga, pemerintah melihat proyek tersebut memiliki manfaat besar dalam jangka panjang. Bendung Sidalu Dalu merupakan bagian penting dari sistem irigasi yang ditargetkan menopang pengairan ribuan hektare lahan pertanian.
“Saya sudah komunikasi dengan PSDA Sumut dan UPT Bah Bolon agar proyek ini dipercepat, dibangun permanen, dan dampak ke masyarakat diminimalkan. Karena kalau sudah jadi, setidaknya 1.460 hektare di lima desa di Batubara yang menikmati. Termasuk lahan masyarakat yang sekarang terdampak, nantinya diharapkan lebih aman dari banjir,” katanya.
Proyek Bendung Sidalu Dalu sendiri telah diperjuangkan masyarakat di Daerah Irigasi Cinta Damai/Cinta Maju selama lebih dari tiga tahun. Bendung tersebut ditargetkan mengairi sekitar 1.460 hektare lahan pertanian di lima desa, termasuk Pematang Panjang, Kampung Kelapa, Limau Sundai, dan Suka Ramai.



