Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rp2 Miliar Dana CSR Mengalir ke Sekolah di Medan, RDP DPRD Karo Soroti Transparansi

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
RDP: DPRD Karo menggelar RDP terkait CSR di Kabupaten Karo. (Solideo/Sumut Pos)
RDP: DPRD Karo menggelar RDP terkait CSR di Kabupaten Karo. (Solideo/Sumut Pos)

Advertisement

 

KARO, Sumutpos.jawapos.com-Pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Kabupaten Karo kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Karo, Senin (31/8) sore, terungkap dana CSR yang dihimpun disebut mencapai sekitar Rp4,4 miliar.

Namun, perhatian peserta rapat tidak berhenti pada besarnya dana yang terkumpul. Persoalan yang lebih mengemuka adalah dugaan alokasi sekitar Rp2 miliar untuk beasiswa 10 siswa di Medan, atau sekitar Rp200 juta untuk setiap siswa.

Advertisement

Besarnya nilai tersebut memunculkan pertanyaan mendasar. Dana CSR berasal dari perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Karo, tetapi sebagian dana justru disebut dialokasikan untuk program pendidikan di luar daerah.

“Banyak sekolah di Karo. Kenapa harus ke luar sana?” kata Ronald Abdi Sitepu dalam RDP.

Pertanyaan itu menjadi salah satu titik panas pembahasan. Sebab, ketika kebutuhan pendidikan, sosial, olahraga dan berbagai kepentingan masyarakat di Kabupaten Karo masih membutuhkan dukungan, keputusan mengalokasikan dana dalam jumlah besar ke luar daerah dinilai perlu dijelaskan secara terbuka.

RDP dipimpin Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, didampingi Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring dan Korindo Milala bersama sejumlah anggota DPRD Karo. Forum tersebut juga dihadiri sejumlah peserta dari Komite Pemantau Kinerja Pemerintah (KPKP), di antaranya Ikuten Sitepu dan Ronald Abdi Sitepu, serta Tim Investigasi Merah Putih Soni Husni Ginting dan Ketua KONI Karo Juliadi Kaban.

Sekolah di Medan Jadi Sorotan

Program beasiswa untuk 10 siswa SMA Unggul Bina Kasih Nusantara di Medan menjadi bagian yang paling banyak dipertanyakan.

Persoalannya bukan semata-mata mengenai pemberian beasiswa. Yang dipersoalkan adalah asal dana, mekanisme pengusulan, dasar penetapan penerima, besaran bantuan serta alasan program tersebut diarahkan ke sekolah di luar Kabupaten Karo.

Advertisement

Artikel Terkait

Dugaan KKN Membayangi Pengelolaan CSR di Karo, Kejatisu Didesak Turun Tangan

Dugaan KKN Membayangi Pengelolaan CSR di Karo, Kejatisu Didesak Turun Tangan

Pengelolaan dana CSR di Kabupaten Karo disorot karena sejumlah kejanggalan. Kejatisu didesak menyelidiki dugaan KKN, transparansi 92 program

CSR Karo Rp4,4 Miliar Disorot, Data Penerima Manfaat Dipertanyakan

CSR Karo Rp4,4 Miliar Disorot, Data Penerima Manfaat Dipertanyakan

Dana CSR Karo 2025 senilai Rp4,4 miliar dalam 92 program disorot. Data penerima manfaat dan realisasi program dipertanyakan

Dirut RSUD Amri Tambunan Pakai Mobil CSR, Ketua PKK Deliserdang Pilih Low Profile

Dirut RSUD Amri Tambunan Pakai Mobil CSR, Ketua PKK Deliserdang Pilih Low Profile

Mobil CSR untuk Dirut RSUD Amri Tambunan disorot, sementara Ketua PKK Deliserdang Jelita Siregar disebut tak memiliki mobil dinas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer