Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung Bantu Masyarakat Karo

J
Penulis: Juli Rambe❯
BRIMOB: Personel Brimob Polda Sumut dikerahkan ke Karo bantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung. (Dok: Polda Sumut)
BRIMOB: Personel Brimob Polda Sumut dikerahkan ke Karo bantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung. (Dok: Polda Sumut)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS-Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi pada Senin (31/8), sekira pukul 10.17 WIB. Erupsi berlangsung selama 991 detik dengan tinggi kolom erupsi mencapai sekitar 3,5 kilometer dan bergerak ke arah timur-tenggara.

Hingga pukul 11.25 WIB, aktivitas erupsi masih berlangsung. Berdasarkan pemantauan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material yang signifikan akibat peristiwa tersebut.

Advertisement

Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumut, Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan, Polda Sumut bersama jajaran terkait langsung melakukan koordinasi dan pemantauan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi perkembangan situasi.

"Polri bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Sinabung. Kami juga memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu masyarakat," ujar Ferry, Selasa (1/9).

Advertisement

Ia menjelaskan, sejumlah desa di sekitar Gunung Sinabung dilaporkan terdampak abu vulkanik tipis. Namun, kondisi tersebut sejauh ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Adapun wilayah yang terdampak abu tipis meliputi Desa Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Sigaranggarang, Sukanalu dan Sukandebih.

"Untuk sementara, abu yang turun di sejumlah desa masih tipis dan tidak mengganggu aktivitas warga. Meski demikian, masyarakat tetap kami imbau untuk mengikuti arahan petugas dan rekomendasi dari PVMBG," katanya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, Satuan Brigade Mobile (Satbrimob) Polda Sumut telah berkoordinasi dengan Roops Polda Sumut, Polres Tanah Karo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

Satbrimob Polda Sumut juga menyiapkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 100 personel yang dipimpin Danyon A Pelopor Kompol Abdul Holid. Personel tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan apabila kondisi di lapangan membutuhkan pengerahan kekuatan tambahan.

Advertisement

Artikel Terkait

160 Warga Mengungsi Imbas Erupsi Sinabung, Radius 6 KM Masih Berbahaya

160 Warga Mengungsi Imbas Erupsi Sinabung, Radius 6 KM Masih Berbahaya

160 warga mengungsi akibat erupsi gunung sinabung. Awan panas dan hujan pasir masih terus terjadi di kawasan gunung sinabung.

Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 21 Penerbangan di KNO Batal

Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 21 Penerbangan di KNO Batal

Penerbangan dari dan ke kualanmu atau KNO dibatalkan dampak dari erupsi gunung sinabung. Keselamatan penumpang yang utama.

Rico Waas Siapkan Program untuk Jaga Harga Komoditas Dampak Erupsi Gunung Sinabung

Rico Waas Siapkan Program untuk Jaga Harga Komoditas Dampak Erupsi Gunung Sinabung

Pemko Medan menyiapkan beberapa program untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan dampak dari erupsi gunung sinabung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer