Bupati Batu Bara Kumpulkan Forkopimda, 5 Isu Strategis Daerah Dibongkar

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com-Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A didampingi Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP. mengelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batu Bara di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (1/9/2026).
Tampak hadir Ketua DPRD Batubara M Safii, Kejari Batubara Nanang Dwi Proharyadi SH, MH, Kakan BPN Batubara Hamdani Azmi SH MH, Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol laut (P) Sigir Ryanto, Perwakilan BNN Batubara,.Perwakilan Dandim 0208Asahan.
Selain itu, Bupati Batu Bara turut didampingi Pj. Sekretaris Daerah.Rusian Her, Asisten I dan Asisten III, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan.
Rapat Forkompinda Batubara Membahas memperkuat sinergi dan koordinasi antar unsur Forkopimda dalam menghadapi berbagai persoalan strategis daerah, khususnya di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat serta pembangunan Kabupaten Batu Bara
Dalam rapat tersebut, Bupati Batu Bara menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan di antara seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Batu Bara.
Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan langkah-langkah antisipatif dan penanganan yang terkoordinasi agar situasi daerah tetap aman, kondusif, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat.
Selain membahas keamanan dan ketertiban, rapat koordinasi juga menyoroti berbagai persoalan pertanahan yang memerlukan penyelesaian secara terpadu, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Bupati Batu Bara mendorong agar setiap permasalahan pertanahan dapat ditangani melalui koordinasi yang baik dengan mengedepankan kepastian hukum, kepentingan masyarakat, serta menjaga kondusivitas daerah.
Rapat tersebut juga membahas perencanaan strategis di sektor ekspor dan impor sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pertanian, serta perikanan di Kabupaten Batu Bara.



