Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asap Karhutla Menyebar di 14 Kabupaten yang ada di Sumut

J
Penulis: Juli Rambe❯
Peta BMKG terkait sebaran asap yang berdampak ke Sumut. (Dok: BMKG)
Peta BMKG terkait sebaran asap yang berdampak ke Sumut. (Dok: BMKG)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Berdasarkan pantauan citra sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (8/9), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi, sebanyak 14 Kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) berdampak akibat penyebaran asap tersebut.

Adapun, wilayah di Sumut yang terdampak asap Karhutla, yakni Kabupaten Asahan, Batubara, Simalungun, Samosir, Toba, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara (Labura).

Advertisement

Kemudian, Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel), Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), dan Mandailingnatal (Madina).

Demikian disampaikan Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (8/9).

Advertisement

"Sebaran asap tersebut bergerak ke arah barat laut, mengikuti pola angin yang bertiup dari arah tenggara. Hasil pemantauan Citra Sebaran Titik Panas (Hotspot) di Sumut, pada 7 September 2026, terdapat 26 titik panas, di mana empat titik dengan tingkat kepercayaan tinggi tersebar di Labura, Paluta dan Tapsel," katanya.

Sementara, lanjut Hendro, hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi FL Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Ack Godang, menunjukkan bahwa pada hari ini (Selasa), terjadi penurunan jarak pandang menjadi 500 meter hingga 5Km.

"Penurunan jarak pandang tersebut terpantau bersamaan dengan kondisi kabut dan asap, dan berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumut berada pada kategori sedang hingga tidak sehat," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap, agar berhati hati saat berkendara, menjaga jarak pandang, dan menggunakan perlengkapan yang sesuai.

"Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center di 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id," imbaunya. (dwi/ram)

Advertisement

Artikel Terkait

Jumat Curhat di Warung Kopi Fahri Hasibuan, Warga Tanya tentang Karhutla

Jumat Curhat di Warung Kopi Fahri Hasibuan, Warga Tanya tentang Karhutla

Polsek Sosa menggelar Jumat Curhat untuk warga di Desa Botung. Warga bertanya tentang membakar hutan dan cara melaporkan.

Asap Karhutla Indonesia Picu Lonjakan Asma dan ISPA di Malaysia

Asap Karhutla Indonesia Picu Lonjakan Asma dan ISPA di Malaysia

Kabut asap karhutla Indonesia berdampak ke Malaysia. Kasus asma dan ISPA melonjak akibat kualitas udara memburuk.

Satu Titik Karhutla Terjadi di Samosir

Satu Titik Karhutla Terjadi di Samosir

Karhutla terjadi di samosir.seluas lima hektare. Walaupun saat ini sudah bisa dipadamkan oleh tim.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer