Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Cuaca Ekstrem, Pemkab Langkat Terbitkan Surat Edaran dan Siagakan Pusdalops 24 Jam

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Banjir yang merendam Kabupaten Langkat, belum lama ini, kini sudah berangsur surut. (BPBD Langkat/Sumut Pos)
Banjir yang merendam Kabupaten Langkat, belum lama ini, kini sudah berangsur surut. (BPBD Langkat/Sumut Pos)

Advertisement

 

LANGKAT, Sumutpos.Jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem. Surat edaran kesiapsiagaan telah diterbitkan, disertai penguatan koordinasi lintas instansi serta penyebaran nomor layanan darurat kepada masyarakat.

Melalui surat edaran tersebut, Pemkab Langkat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, angin kencang, longsor hingga gelombang pasang. Warga juga diminta menghindari kawasan yang dikenal rawan bencana dan membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi cuaca membahayakan.

Advertisement

Untuk mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Pusdalops BPBD Langkat di 0811-6571-117 atau call center 112.

Pemkab Langkat juga mengajak masyarakat memperkuat kesiapsiagaan dari lingkungan masing-masing. Warga diminta bergotong royong membersihkan saluran air dan drainase serta tidak menggunakan api untuk membuka atau membersihkan lahan perkebunan, pertanian maupun lingkungan sekitar.

Advertisement

Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin penanganan bencana dilakukan setelah dampaknya meluas. Upaya antisipasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini.

“Pertama, BPBD bersama perangkat daerah diminta meningkatkan pemantauan di wilayah rawan banjir, khususnya bantaran sungai dan kawasan rendah,” ungkap Tiorita dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, sistem peringatan dini juga harus berjalan optimal. Informasi kepada masyarakat mengenai peningkatan debit air atau kondisi berbahaya harus disampaikan secara cepat dan jelas agar warga memiliki waktu untuk menyelamatkan diri maupun harta benda.

Selain itu, Pemkab Langkat memastikan kesiapan personel dan berbagai sarana pendukung, mulai dari peralatan evakuasi, kendaraan operasional, posko, lokasi pengungsian, pangan, obat-obatan hingga kebutuhan dasar lainnya.

Camat, kepala desa dan lurah juga diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing. Hal itu dinilai penting agar tidak ada warga yang terlambat menerima informasi maupun bantuan ketika bencana terjadi.

Advertisement

Artikel Terkait

Sedang Meliput Cuaca Ekstrem di Nisel, Gali-Gali Zebua Selamat dari Terjangan Banjir Bandang

Sedang Meliput Cuaca Ekstrem di Nisel, Gali-Gali Zebua Selamat dari Terjangan Banjir Bandang

Wartawan Gali-Gali Zebua selamat dari banjir bandang saat liputan di Nisel setelah bertahan hampir dua jam di pohon kueni.

Bukan Cuma Minum Air Putih! Ini Makanan dan Minuman Terbaik agar Tubuh Tetap Kuat Saat Cuaca Panas Ekstrem

Bukan Cuma Minum Air Putih! Ini Makanan dan Minuman Terbaik agar Tubuh Tetap Kuat Saat Cuaca Panas Ekstrem

Air putih saja tak cukup saat cuaca panas ekstrem. Ketahui makanan, minuman, dan tips menjaga tubuh tetap terhidrasi serta terhindar dari he

Cuaca Ekstrem Ancam Sumut, BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor

Cuaca Ekstrem Ancam Sumut, BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor

BMKG memprediksi Sumatera Utara berpotensi mengalami cuaca ekstrem tiga hari ke depan. Warga diminta mewaspadai hujan lebat, petir, angin ke

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer