
KARO, Sumutpos.jawapos.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo. Gibran juga memastikan pemerintah akan menjamin penanganan medis para korban hingga pulih.
Hal itu disampaikan Gibran saat menjenguk puluhan siswa yang masih menjalani perawatan di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (11/9).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran bertemu langsung dengan sejumlah siswa serta mendengarkan keluhan orang tua mereka. Atas nama pemerintah, dia menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang membuat para siswa harus menjalani perawatan.
“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Gibran.
Gibran mengatakan, dirinya langsung bertolak ke Kabupaten Karo setelah meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Kalimantan.
Menurutnya, kondisi kesehatan para siswa menjadi prioritas utama. Pemerintah, kata Gibran, akan berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang maksimal sehingga dapat segera pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” ungkapnya.
Pemerintah Tanggung Penanganan hingga Sembuh
Gibran menegaskan, insiden tersebut menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Dia memastikan pelaksanaan program akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar kejadian serupa tidak terulang.
Gibran juga membuka ruang bagi orang tua korban untuk menyampaikan seluruh keluhan dan masukan kepada pemerintah.



