Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hendra Cipta Desak KPPG Karo dan Medan Dicopot

J
Penulis: Juli Rambe❯
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut), Hendra Cipta, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap jajaran Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) yang dinilai bertanggung jawab dalam pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya KPPG Kabupaten Karo dan KPPG Medan.

Desakan tersebut disampaikan Hendra menyusul kembali puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kabupaten Karo, yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan dalam program MBG.

Advertisement

Menurut Hendra, kejadian yang kembali terjadi di Kabupaten Karo menunjukkan bahwa persoalan pengawasan dalam pelaksanaan MBG tidak bisa lagi dianggap sebagai insiden biasa. 

Hendra menilai kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengevaluasi kinerja pejabat yang bertanggung jawab terhadap pengawasan program di tingkat daerah.

Advertisement

"Saya kira harus ada tindakan tegas. Kalau sudah berulang seperti ini, KPPG Karo harus dievaluasi dan kalau memang terbukti lalai dalam menjalankan tugas pengawasan, harus dicopot," tegas Hendra saat memberikan keteranganya kepada Sumut Pos, Selasa (15/9/2026).

Ia juga meminta BGN tidak hanya menjatuhkan sanksi kepada dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah. Menurutnya, tanggung jawab pengawasan juga harus diarahkan kepada jajaran yang memiliki tugas memastikan standar keamanan pangan dan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan.

"Jangan hanya dapurnya yang disalahkan atau ditangguhkan. Pengawasnya juga harus bertanggung jawab. Kalau pengawasan berjalan dengan baik, kejadian seperti ini seharusnya bisa dicegah," ujarnya.

Hendra bahkan meminta evaluasi tidak berhenti pada KPPG Karo. Menurutnya, BGN perlu melihat kinerja pengawasan di wilayah yang lebih luas, termasuk KPPG Medan dan jajaran BGN Sumut yang memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan MBG.

"Kalau ada persoalan berulang, bukan hanya Karo yang harus dievaluasi. KPPG Medan dan jajaran BGN di Sumatera Utara juga harus diperiksa sejauh mana pengawasannya berjalan," katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

30 Siswa SMKN 1 Merdeka Masih Dirawat Usai Santap MBG

30 Siswa SMKN 1 Merdeka Masih Dirawat Usai Santap MBG

30 siswa SMKN 1 Merdeka masih dirawat usai diduga keracunan setelah menyantap menu MBG di sekolah, lima lainnya pulang.

Kondisi Korban MBG Kembali Memburuk, Siswi Karo Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi Korban MBG Kembali Memburuk, Siswi Karo Dilarikan ke Rumah Sakit

Korban MBG di Karo kembali sakit. Inka Kristy sesak saat upacara hingga dilarikan ke RS Efarina Berastagi.

Fraksi PDIP DPRD SU Desak Polres Karo Gerak Cepat Usut Keracunan MBG

Fraksi PDIP DPRD SU Desak Polres Karo Gerak Cepat Usut Keracunan MBG

Anggota dprd sumut Delpin Barus mendesak Polres Karo segera mengusut dugaan keracunan mbg di Karo. Karena banyak yang jadi korban.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer