Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumut 2026

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com-Prestasi generasi muda Kabupaten Batu Bara kembali mendapat perhatian. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., memberikan dukungan kepada dua putri daerah yang menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Utara dan bersiap membawa nama Batu Bara ke panggung nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Baharuddin saat menerima audiensi Putri Hijabfluencer Indonesia Nabilah Miftahul Jannah dan perwakilan Kabupaten Batu Bara pada ajang Miss Youth Nasional Sumatera Utara 2026, Keysa Dwi Tantri, di ruang kerja Bupati Batu Bara, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga: Antrean Mengular Sejak Subuh, Pertalite dan Solar di Paluta Ludes Sebelum Siang
Dalam pertemuan itu, Baharuddin secara khusus memberikan dukungan kepada Nabilah yang dalam waktu dekat akan mengikuti ajang Putri Hijabfluencer Indonesia tingkat nasional.
“Semoga meraih prestasi terbaik yang dapat membanggakan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Batu Bara,” ujar Baharuddin.
Menurutnya, keberadaan influencer muslimah tidak hanya berkaitan dengan popularitas di ruang digital. Peran tersebut juga dapat diarahkan untuk menghadirkan konten yang edukatif, inspiratif, sekaligus membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, Baharuddin mendorong generasi muda memanfaatkan ruang digital secara bijak untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun karakter yang positif.
“Melalui kehadiran hijab influencer, kita berharap semakin banyak konten positif yang memberikan inspirasi dan edukasi serta membawa dampak baik bagi masyarakat,” katanya.
Promosikan Potensi Batu Bara
Dukungan serupa diberikan kepada Keysa Dwi Tantri yang berhasil meraih gelar Miss Youth Sumatera Utara 2026.
Baharuddin berharap pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi personal. Momentum itu diharapkan dapat dimanfaatkan Keysa untuk memperkenalkan beragam potensi Kabupaten Batu Bara kepada masyarakat yang lebih luas.
Potensi tersebut mencakup sektor pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga produk kerajinan khas daerah.



