
PALUTA, SUMUT POS- Progres pembangunan Jalan Hutaimbaru–Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, terus menunjukkan peningkatan.
Hingga saat ini, realisasi pekerjaan pada ruas jalan dengan panjang penanganan 11,8 kilometer tersebut telah mencapai 87,93 persen.
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, mengatakan progres pembangunan memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Sidang Prapid Doddy Tahir, Ghazali Persoalkan Surat Advokat sebagai Objek Pidana Bukan Pemalsuan Sur
"Setelah kita turun untuk melakukan peninjauan, kita telah melihat progres pekerjaan pembangunan jalan. Perkembangannya menunjukkan peningkatan yang signifikan," kata Chandra saat memberikan keterangannya, Jumat (9/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, terdapat tiga ruas jalan yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Selain ruas Hutaimbaru–Sipiongot, pemantauan juga dilakukan terhadap ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu dan Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang).
Pada ruas Hutaimbaru–Sipiongot, panjang penanganan mencapai 11,8 kilometer dengan realisasi progres pekerjaan sebesar 87,93 persen. Capaian tersebut menunjukkan pekerjaan pada ruas ini telah mendekati tahap penyelesaian.
Sementara itu, pembangunan ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu dengan panjang penanganan 16 kilometer telah mencapai progres 29,27 persen. Adapun ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) yang memiliki panjang penanganan 12 kilometer, progres pekerjaannya telah mencapai 24,37 persen.
Pemantauan terhadap ketiga ruas jalan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan secara menyeluruh sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Chandra menegaskan, peninjauan lapangan tidak hanya bertujuan melihat persentase penyelesaian pekerjaan, tetapi juga untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu mendapat perhatian selama proses pembangunan berlangsung.



