23-25 Oktober 2026, BMKG Kembali Ingatkan Warga Sumut Waspada Cuaca Ekstrem

MEDAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik terbentuk di Samudera Hindia Barat Aceh yang mengakibatkan adanya belokan angin dan konfluensi (pertemuan massa udara) di Sumatera Utara (Sumut).
Karena itu, masyarakat Sumatera Utara (Sumut) diimbau agar waspada terhadap cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan, yakni 23-25 Oktober mendatang.
Demikian disampaikan Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho dalam siaran persnya yang diterima Sumut Pos di Medan, Kamis (22/10).
Ia menjelaskan, sirkulasi siklonik juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di Sumut. Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang pada siang hingga dini hari, dengan durasi lebih dari tiga jam.
Selain itu, sambungnya, suhu muka laut terpantau hangat, berkisar 30-31 oC dan kelembapan udara yang tinggi di semua lapisan atmosfer.
"Dengan adanya faktor-faktor ini, Sumatera Utara diprediksi akan menerima tambahan uap air, sehingga terjadi peningkatan pembentukan awan-awan hujan khususnya di wilayah pantai barat dan pesisir timur Sumut," katanya.
Adapun, lanjut Hendro, wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat antara lain, di Kabupaten Deliserdang, Asahan, Serdangbedagai (Sergai), Batubara, Humbanghasundutan (Humbahas), Karo, Sibolga, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Nias.
Kemudian, Nias Utara, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Utara (Taput), Toba, Langkat, Mandailingnatal (Madina), Nias Barat (Nisbar), Nias Selatan (Nisel), Pakpakbharat, Dairi, Medan, Binjai, Gunung Sitoli, Padangsidempuan, serta Pematangsiantar.


