Kuota 30 Peserta Terpenuhi, UKW Perdana SMSI Batu Bara Siap Digelar November

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com– Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara memasuki tahap persiapan akhir. Panitia resmi menutup pendaftaran setelah seluruh kuota peserta untuk tiga jenjang kompetensi, yakni Muda, Madya, dan Utama, terpenuhi.
Sebanyak 30 wartawan dipastikan mengikuti kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 16–17 November 2026, di Gedung MPH Tanjung Gading, Kabupaten Batu Bara.
Ketua Panitia UKW SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, mengatakan penutupan pendaftaran dilakukan setelah batas akhir penerimaan peserta pukul 18.00 WIB. Terpenuhinya kuota tersebut menjadi modal awal bagi panitia untuk memusatkan perhatian pada persiapan teknis pelaksanaan.
"Alhamdulillah, kuota peserta telah terpenuhi. Kita membuka tiga jenjang, Muda, Madya, dan Utama, dengan total keseluruhan 30 peserta. Selanjutnya, kita fokus pada persiapan pelaksanaan kegiatan," ujar Gusti di Lima Puluh, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, UKW ini menjadi kegiatan perdana yang diselenggarakan SMSI Kabupaten Batu Bara sejak organisasi perusahaan media siber tersebut hadir di daerah itu.
Menurut Gusti, pelaksanaan UKW memiliki arti penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan pertumbuhan media siber. Perubahan lanskap informasi menuntut wartawan tidak sekadar mampu memproduksi berita, tetapi juga memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kemampuan mencari dan menyampaikan informasi harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik. Termasuk penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Gusti menegaskan, UKW merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Melalui pengujian kompetensi tersebut, wartawan diharapkan semakin terampil dalam mencari, mengolah, memverifikasi, hingga menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar memenuhi standar kompetensi, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kesadaran wartawan terhadap tanggung jawab profesinya. Sebab, kualitas pemberitaan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan menyampaikan informasi, tetapi juga ketepatan, keberimbangan, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik.
SMSI Kabupaten Batu Bara memandang peningkatan kompetensi wartawan sebagai kebutuhan mendasar dalam membangun ekosistem pers yang sehat, independen, dan profesional.



