DAIRI, SUMUTPOS.CO - Ratusan pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Kabupaten Dairi (APPKD) menggeruduk KA tor Bupati Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (5/8/2024).
Para pedagang yang datang dengan mengendarai pikup dan sepeda motor, mendesak Pemkab Dairi melalui PD Pasar, Dinas Perhubungan dan Satpol PP agar menutup aktivitas pedagang yang berjualan setiap hari Senin di Pasar Sumbul.
Pasalnya, dengan adanya aktivitas para pedagang yang berjualan di hari Senin itu sangat menganggu daya jual para pedagang yang berjualan di hari Selasa. Sementara para pedagang yang berjualan di hari Selasa, membayar retribusi kepada PD Pasar. Untuk itu, diminta PD Pasar menutup aktivitas jual beli yang ada di Pasar Sumbul. Dan dikembalikan berjualan pada hari Selasa setiap minggunya.
" Penjualan kami di Pasar Sumbul hanya Rp100 ribu, sementara anggota ada 200 orang,"kata para pedagang.
Dalam aksinya, Ketua APPKD, Manaek Simbolon bersama pedagang lainya, Edi Ujung secara bergantian menyampaikan 12 tuntutan mereka, yakni beberapa di antaranya, APPKD menolak kegiatan pasar pada hari Senin di Pasar Sumbul dan meminta pemerintah mengembalikan aktivitas pasar pada hari Selasa.
Selanjutnya, APPKD menolak pedagang ilegal yang mengganggu ketertiban umum dan semua pasar yang diluar pengawasan PD PAsar Dairi.
APPK meminta agar fasilitas umum seperti trotoar dan badan jalan tidak digunakan untuk berjualan maka perlu pengawasan dan penertiban perlu berkesinambungan dari pihak terkait Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
APPKD meminta Satpol PP, Dinas Perhubungan selalu ada setiap aktivitas pasar di Dairi untuk lakukan pemertiban. Menurut aksi massa APPKD, akibat aktivitas pedagang ilegal yang berjualan ditrotoardan badan jalan, penjualan mereka jadi sepi.
Sementara, kata mereka, APPKD harus bayar retribusi ke PD Pasar.
" Kami pedagang Pasar yang taat aturan. Dan tetap membayar retribusi. Sementara pedagang yang datang dari luar Dairi, bebas berjualan diluar pasar tanpa membayar retribusi,"ungkap mereka.
Massa meminta supaya pejabat yang terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dicopot dari jabatanya jika tidak bisa menertibkan pedagang diluar pasar.
Aksi massa diterima Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Jonny Hutasoit, Kabag Tapem, Juliawan Rajagukguk dan Kabag Perekonomian, Lipinus Sembiring.
Aksi massa APPKD mendapat pengawalan dari personel Polres Dairi. Akibat aksi, sebagian titik dijalan protokol Sisingamangaraja Sidikalang, terpaksa ditutup. (rud/han)
Editor : Redaksi