NIAS BARAT, Sumutpos.jawapos.com– Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kabupaten Nias Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga minggu ke-9 pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 9,923 persen dengan deviasi +0,144 persen dari target. Capaian ini disampaikan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Krisma Aprieli Zai, di Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Selasa (13/8/2025).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Krisma Aprieli Zai, menyatakan bahwa progres pekerjaan meningkat setiap hari dan dipastikan selesai tepat waktu, kecuali kendala jika curah hujan tinggi dan bencana alam lainnya.
“Terkait progres minggu ke-9 pembangunan Rumah Sakit Pratama Nias Barat, capaian sesuai laporan resmi adalah 9,923 persen, dengan deviasi +0,144 persen. Artinya, kita berada pada posisi terjaga dengan progres yang sedikit lebih cepat dari target,” ujar Krisma Aprieli Zai selaku PPK kepada Sumutpos.jawapos.com.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proyek ini telah dimulai saat peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada 11 Juli 2025 lalu.
Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Peningkatan Kelas Rumah Sakit untuk Mendukung Program KJSU Rumah Sakit Pratama Kabupaten Nias Barat Tahun 2025.
“Berdasarkan Nomor Kontrak: 000.3.3/23/SP/DB-RS/PPK/DINKES/2025, tanggal 10 Juni 2025, dengan Nilai Kontrak sebesar Rp138.286.818.003,- dan masa pelaksanaan pekerjaan selama 203 hari kalender dengan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan dan KB Tahun Anggaran 2025. Konsultan MK, PT. Esa Pratama Cipta Selebes – PT. Citra Yasa Persada (KSO) dan penyedia jasa pelaksana, PT. Tureloto – Nara – Sangkuriang (KSO),” jelasnya.
Berdasarkan capaian progres pekerjaan yang berada di jalur positif ini, diharapkan pembangunan Rumah Sakit Pratama Nias Barat dapat diselesaikan tepat waktu dan segera menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai bagi masyarakat.(mag-8/han)
Editor : Johan Panjaitan