Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemuda dan Mahasiswa Labusel Demo Disdik dan Kejari, Desak Pengusutan Proyek Pendidikan Diduga Mangkrak

Johan Panjaitan • Kamis, 15 Januari 2026 | 16:55 WIB
Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Labusel. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)
Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Labusel. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com– Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Kamis (15/1/2026). Aksi tersebut menuntut aparat penegak hukum mengusut dugaan proyek pembangunan sektor pendidikan yang dinilai mangkrak dan bermasalah.

Dalam orasinya, massa mendesak Kejaksaan Negeri dan Polres Labuhanbatu Selatan segera memanggil serta memeriksa Kepala Dinas Pendidikan beserta kontraktor yang terlibat. Mereka menilai terdapat sejumlah proyek di lingkungan Dinas Pendidikan yang tidak berjalan sesuai perencanaan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Aksi dimulai di Kantor Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan. Para demonstran menyampaikan tuntutan secara bergantian dan menyoroti lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan pendidikan. Usai berorasi, massa bergerak menuju Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan dan menyampaikan aspirasi di depan gerbang kantor Bupati Fery Sahputra Simatupang.

Rangkaian aksi kemudian dilanjutkan ke Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan. Di lokasi tersebut, aspirasi pengunjuk rasa diterima oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Oloan Sinaga, SH.

Koordinator aksi, Muhammad Fahri, menegaskan bahwa pihaknya menuntut sikap tegas, profesional, dan transparan dari aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan proyek mangkrak tersebut.

“Kami meminta Kejaksaan Negeri dan Polres Labuhanbatu Selatan segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan serta kontraktor yang bertanggung jawab. Dugaan proyek mangkrak ini harus diusut tuntas karena menyangkut anggaran negara dan masa depan pendidikan di Labuhanbatu Selatan,” ujar Fahri.

Ia menambahkan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap kualitas dan tata kelola pendidikan di daerah. Massa menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga aparat penegak hukum mengambil langkah nyata dan memberikan kejelasan kepada publik.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Labuhanbatu Selatan #dinas pendidikan #proyek #mahasiswa #kejari #polres