MEDAN, SUMUT POS- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh jalur yang sebelumnya terdampak bencana alam pada akhir 2025 lalu, kini sudah dapat dilalui untuk mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 2026. Meski demikian, perbaikan dan pengawasan tetap dilakukan secara intensif di sejumlah titik rawan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Rochani Litiloly, mengatakan pihaknya telah melakukan survei menyeluruh serta pendataan terhadap ruas jalan yang sebelumnya terdampak maupun berpotensi mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.
“Jalur yang sudah dilakukan survei untuk angkutan Lebaran ini dipastikan sudah dapat dilalui,” ujar Rochani saat memberikan keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Rochani merincikan sejumlah jalur strategis yang kini telah dinyatakan aman untuk dilalui para pemudik. Beberapa di antaranya adalah:
Jalur menuju perbatasan Mandailing Natal (Madina)
Ruas Tapanuli Tengah (Tapteng) – Sibolga
Jalur Dairi – Salak
Lintas tengah Tarutung – Sibolga
“Dari jalur menuju ke batas Madina, menuju arah Tapteng–Sibolga, menuju Dairi–Salak dan lintas tengah Tarutung–Sibolga sudah bisa kita lalui dan tidak ada masalah,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa akses Tarutung melalui Rampah menuju Sibolga maupun Barus kini sudah dapat digunakan kembali.
“Yang sudah bisa dijalani sekarang Tarutung melalui Rampah menuju Sibolga atau Barus, itu sudah bisa dijalani,” katanya.
Selain kesiapan infrastruktur, faktor cuaca menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan mudik tahun ini. Rochani yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut berharap kondisi cuaca tetap bersahabat hingga akhir periode arus mudik dan balik.
“Mudah-mudahan cuaca bersahabat dengan kita sampai pelaksanaan ini selesai sehingga tidak ada kendala terkait jalur yang tadi sudah kita survei,” tuturnya.
Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, Dishub Sumut juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara (BBPJN) Sumut. Lembaga tersebut terus melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik terdampak maupun rawan longsor.
“Dari pihak Balai Jalan Nasional, mereka menyampaikan terus bekerja dengan menutup lubang-lubang dan apabila ada jalan yang perlu ada pelebaran, mereka stanby di posko-posko yang mereka dirikan di wilayah terdampak dan yang berpotensi longsoran,” ungkap Rochani.
Dengan kesiapan tersebut, Dishub Sumut optimistis arus mudik Idulfitri 2026 dapat berjalan lancar dan aman, meskipun tetap mengantisipasi potensi gangguan cuaca di beberapa wilayah perbukitan dan rawan longsor. (san/ram)
Editor : Juli Rambe