Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Singing Road, Jalan Tol yang ‘Bernyanyi’ untuk Selamatkan Pengemudi, Tuai Sorotan Netizen

R
Penulis: Redaksi❯

Ilustrasi jalan tol. (Freepik.com)
Ilustrasi jalan tol. (Freepik.com)


Advertisement

sumutpos.jawapos.com – Inovasi keselamatan di jalan tol terus berkembang. Salah satu yang cukup unik adalah singing road atau jalan tol yang bisa “bernyanyi” saat dilalui kendaraan. Teknologi ini bukan sekadar gimmick, melainkan dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi dan menekan angka kecelakaan.

Melansir Instagram @pandemictalks, Minggu (29/3/2026), di Indonesia, singing road pertama kali diterapkan di ruas Tol Trans Jawa, tepatnya pada jalur Ngawi–Kertosono–Kediri. Kehadirannya menjadi terobosan baru dalam sistem keselamatan jalan, terutama di jalur panjang yang rawan membuat pengemudi mengantuk.

Jalan tol ini dapat mengeluarkan nada ketika dilintasi kendaraan. Bahkan, pada titik tertentu, suara yang dihasilkan menyerupai lagu “Selamat Ulang Tahun”.

Advertisement

Fenomena “jalan bernyanyi” ini sebenarnya berasal dari teknologi sederhana bernama rumble strip atau pita penggaduh. Marka jalan ini dipasang dengan jarak tertentu sehingga saat dilindas ban kendaraan, akan menghasilkan getaran dan suara berirama.

Nada tersebut baru terdengar jelas jika kendaraan melaju pada kecepatan tertentu, yakni sekitar 80–100 km/jam. Semakin stabil kecepatan kendaraan, semakin jelas pula nada yang dihasilkan.

Pemasangan singing road di Indonesia berada di dua titik utama, yaitu:

Advertisement

- KM 616 ruas Tol Ngawi–Kertosono–Kediri

- KM 644+200 B arah Madiun–Solo

Titik-titik ini dipilih karena merupakan jalur lurus panjang yang berpotensi membuat pengemudi kehilangan fokus.

Tujuan utama dari singing road bukan hiburan, melainkan sebagai pengingat bagi pengemudi. Suara yang muncul diharapkan bisa mengurangi rasa kantuk, mengembalikan fokus, dan mencegah pengemudi melaju secara tidak terkendali.

Keunikan singing road ini pun ramai dibahas di media sosial. Banyak netizen yang mengaku penasaran dan ingin mencobanya langsung, sementara lainnya menilai inovasi ini cukup efektif.

“Wah, kalau lagi ngantuk terus tiba-tiba dengar lagu pasti langsung melek,” tulis salah satu pengguna.

Ada juga yang menilai konsep ini kreatif dan tidak membosankan. “Biasanya rumble strip cuma bunyi berisik, ini malah bisa jadi lagu. Keren sih,” komentar netizen lainnya.

Namun, tak sedikit pula yang menanggapi dengan nada humor. “Kalau bisa pilih lagu sendiri, enak juga ya perjalanan jadi kayak konser,” canda seorang warganet.

Sebagian netizen juga berharap inovasi ini diperluas ke titik lain. “Semoga ada di lebih banyak ruas tol, apalagi yang jalannya panjang dan sepi,” tulis komentar lainnya.

Meski begitu, ada pula yang mengingatkan agar pengemudi tetap fokus. “Jangan sampai malah asyik dengar lagunya, tapi lupa kondisi jalan,” ujar netizen mengingatkan.

Meski terlihat sederhana, singing road merupakan bagian dari strategi keselamatan berbasis perilaku. Jalan tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, tetapi juga “berkomunikasi” dengan pengemudi.

Ke depan, inovasi seperti ini berpotensi dikembangkan lebih luas sebagai solusi kreatif untuk meningkatkan keselamatan berkendara di Indonesia.(lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Nyalakan Motor, Api Tiba-Tiba Menyambar di Tanjung Tiram

Nyalakan Motor, Api Tiba-Tiba Menyambar di Tanjung Tiram

Motor Honda Supra X terbakar saat hendak dinyalakan di Tanjung Tiram, Batu Bara. Api menyambar dari bawah mesin dan menghanguskan motor.

Warung Pak Mul di Solo Tetap Buka dengan Aturan Unik: Kalau Tutup Berarti Lagi Bad Mood

Warung Pak Mul di Solo Tetap Buka dengan Aturan Unik: Kalau Tutup Berarti Lagi Bad Mood

Warung Pak Mul di Mojosongo, Solo, viral karena buka sesuai mood. Kini diteruskan sang anak dengan aturan unik: tutup berarti bad mood.

SPA di Binjai Mall Disorot Usai Video Cekcok Viral, Manajemen Pilih Bungkam

SPA di Binjai Mall Disorot Usai Video Cekcok Viral, Manajemen Pilih Bungkam

Video cekcok di SPA Binjai Mall viral, manajemen memilih bungkam. Dinas Pariwisata Binjai turun tangan dan memberikan teguran tertulis

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer