Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral! Cara Unik Pedagang Es Gunakan Daun Pisang, Imbas Harga Plastik Melonjak

R
Penulis: Redaksi❯
viral di media sosial, es teh disajikan menggunakan pincuk dari daun pisang. (Instagram @pandemictalks)
viral di media sosial, es teh disajikan menggunakan pincuk dari daun pisang. (Instagram @pandemictalks)

Advertisement

sumutpos.jawapos.com – Kreativitas pedagang kaki lima kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, aksi seorang pedagang es teh yang menggunakan daun pisang sebagai kemasan minuman mendadak viral di media sosial.

Melansir Instagram @pandemictalks, Selasa (7/4/2026), video dan unggahan yang beredar memperlihatkan bagaimana es teh disajikan menggunakan pincuk dari daun pisang, menggantikan gelas plastik yang selama ini umum digunakan. Cara penyajian yang tidak biasa ini langsung menarik perhatian warganet, bahkan menuai beragam komentar positif.

Di balik keunikan tersebut, ternyata ada alasan ekonomi yang cukup kuat. Kenaikan harga plastik yang signifikan membuat pedagang harus memutar otak agar tetap bisa berjualan tanpa menaikkan harga jual secara drastis. Penggunaan daun pisang pun menjadi solusi yang dinilai lebih hemat sekaligus mudah didapat.

Tak hanya sekadar alternatif, kemasan alami ini justru menghadirkan daya tarik tersendiri. Banyak pembeli mengaku merasakan sensasi berbeda saat menikmati es teh dengan aroma khas daun pisang yang memberikan nuansa alami dan menyegarkan.

Fenomena ini pun menjadi bukti bahwa tekanan ekonomi tidak selalu berujung pada penurunan kualitas, melainkan bisa melahirkan inovasi baru. Bahkan, sejumlah warganet menyebut cara ini sebagai langkah cerdas yang sekaligus mendukung pengurangan sampah plastik.

Advertisement

“Unik banget, jadi pengen coba,” tulis salah satu pengguna media sosial.

“Selain hemat, ini juga ramah lingkungan,” komentar lainnya.

Tren ini diprediksi berpotensi diikuti oleh pedagang lain, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan ramah lingkungan. Di sisi lain, viralnya inovasi ini juga menunjukkan bahwa hal sederhana bisa menjadi daya tarik besar ketika dikemas dengan cara berbeda.

Dari sekadar solusi keterbatasan, kini daun pisang justru menjadi simbol kreativitas pedagang lokal dalam menghadapi tantangan zaman.(lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Nyalakan Motor, Api Tiba-Tiba Menyambar di Tanjung Tiram

Nyalakan Motor, Api Tiba-Tiba Menyambar di Tanjung Tiram

Motor Honda Supra X terbakar saat hendak dinyalakan di Tanjung Tiram, Batu Bara. Api menyambar dari bawah mesin dan menghanguskan motor.

Warung Pak Mul di Solo Tetap Buka dengan Aturan Unik: Kalau Tutup Berarti Lagi Bad Mood

Warung Pak Mul di Solo Tetap Buka dengan Aturan Unik: Kalau Tutup Berarti Lagi Bad Mood

Warung Pak Mul di Mojosongo, Solo, viral karena buka sesuai mood. Kini diteruskan sang anak dengan aturan unik: tutup berarti bad mood.

SPA di Binjai Mall Disorot Usai Video Cekcok Viral, Manajemen Pilih Bungkam

SPA di Binjai Mall Disorot Usai Video Cekcok Viral, Manajemen Pilih Bungkam

Video cekcok di SPA Binjai Mall viral, manajemen memilih bungkam. Dinas Pariwisata Binjai turun tangan dan memberikan teguran tertulis

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer