Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Prihatin, Banyak Masyarakat Lebih Mengagungkan Budaya Asing

R
Penulis: Redaksi❯
Presiden Prabowo Subianto prihatin terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang lebih menyukai budaya asing. (Instagram @pandemictalks)
Presiden Prabowo Subianto prihatin terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang lebih menyukai budaya asing. (Instagram @pandemictalks)

Advertisement

 

sumutpos.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang dinilai lebih menyukai budaya asing dibandingkan budaya sendiri.

Melansir Instagram @pandemictalks, Minggu (12/4/2026), pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya menjaga jati diri bangsa melalui pelestarian budaya lokal, termasuk pencak silat sebagai warisan tradisional Indonesia.

Advertisement

Menurut Prabowo, kecenderungan mengagungkan budaya luar tanpa diimbangi kebanggaan terhadap budaya sendiri dapat melemahkan identitas nasional. Ia menilai, bangsa yang besar seharusnya memiliki rasa percaya diri terhadap warisan budaya yang dimiliki.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bagian dari karakter dan kekuatan bangsa. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya nasional di tengah derasnya arus globalisasi.

Advertisement

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan budaya Indonesia agar tetap relevan dan dihargai, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Fenomena ketertarikan terhadap budaya asing sendiri dinilai tidak sepenuhnya negatif, selama tidak menghilangkan identitas nasional. Namun, Prabowo mengingatkan agar masyarakat tetap menempatkan budaya Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Pernyataan ini ramai diperbincangkan warganet, dengan beragam sudut pandang.

“Setuju sih, kadang kita lebih bangga pakai brand luar daripada produk lokal,” tulis netizen.

“Budaya asing boleh dipelajari, tapi jangan sampai lupa jati diri bangsa sendiri,” komentar netizen lain.

Advertisement

Artikel Terkait

Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Letjen Ariyo Windutomo Langsung Ditunjuk Jadi Plt

Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Letjen Ariyo Windutomo Langsung Ditunjuk Jadi Plt

Prabowo memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan KSP dan menunjuk Letjen Ariyo Windutomo sebagai Plt di tengah kasus dugaan penyadapan.

Mahfud MD Sebut Penyadapan Prabowo Kejahatan Terbesar dalam Sejarah Polri

Mahfud MD Sebut Penyadapan Prabowo Kejahatan Terbesar dalam Sejarah Polri

Mahfud MD menilai dugaan penyadapan Prabowo sebagai kejahatan besar di Polri dan menyinggung kemungkinan keterkaitan dengan makar.

Adlin Tambunan dan Ashari Tambunan Kawal Program Prioritas Prabowo di Sergai, Pendidikan Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Adlin Tambunan dan Ashari Tambunan Kawal Program Prioritas Prabowo di Sergai, Pendidikan Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Adlin Tambunan dan Ashari Tambunan kawal program prioritas Prabowo di Sergai melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer