Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Greenpeace Desak Pemerintah Serius Tangani Karhutla dan Krisis Iklim

R
Ilustrasi. Greenpeace mendesak pemerintah serius menangani karhutla.(Instagram @pandemictalks)
Ilustrasi. Greenpeace mendesak pemerintah serius menangani karhutla.(Instagram @pandemictalks)

Advertisement

 

sumutpos.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melanda Indonesia menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.

Melansir Instagram @pandemictalks, Rabu (21/10/2026), Greenpeace Indonesia mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim serta memperkuat perlindungan bagi masyarakat yang terdampak karhutla.

Advertisement

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Kondisi ini juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia).

Greenpeace menilai, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya pemadaman api. Pemerintah perlu memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai sekaligus menyelesaikan persoalan mendasar yang menyebabkan kebakaran terus berulang.

Advertisement

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah kerusakan ekosistem gambut. Ekosistem ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk menyimpan karbon dan mempertahankan kondisi tata air.

Ketika gambut mengering dan terbakar, api dapat menjalar hingga ke bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut membuat kebakaran lebih sulit dideteksi dan dipadamkan dibandingkan kebakaran yang hanya terjadi di permukaan.

Karena itu, Greenpeace mendesak pemerintah memperkuat perlindungan dan pemulihan ekosistem gambut sebagai bagian dari upaya mencegah karhutla berulang.

Perbaikan pengelolaan tata air juga dinilai penting untuk menjaga kelembapan gambut sehingga tidak mudah terbakar, terutama ketika memasuki periode cuaca kering.

Selain langkah pencegahan, penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan harus diperkuat. Upaya ini diperlukan agar penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman, tetapi juga menyentuh penyebab utama kebakaran.

Advertisement

Artikel Terkait

Singapura Identifikasi Tujuh Perusahaan Indonesia Diduga Terkait Kabut Asap Karhutla

Singapura Identifikasi Tujuh Perusahaan Indonesia Diduga Terkait Kabut Asap Karhutla

Singapura mengidentifikasi tujuh perusahaan Indonesia yang diduga terkait kabut asap karhutla dan memperingatkan kemungkinan sanksi hukum.

Asap Karhutla Ganggu 2.458 Penerbangan di Indonesia, Sumut hingga Aceh Terdampak

Asap Karhutla Ganggu 2.458 Penerbangan di Indonesia, Sumut hingga Aceh Terdampak

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan di Indonesia, termasuk Sumut dan Aceh. Kemenhub prioritaskan keselamatan penumpang

Pimpinan DPRD Sumut Desak Pemerintah Lakukan Penanganan Serius Terkait Asap Karhutla

Pimpinan DPRD Sumut Desak Pemerintah Lakukan Penanganan Serius Terkait Asap Karhutla

Pimpinan DPRD Sumut meminta agar pemerintah serius menangani masalah kabut asap. Selain modifikasi cuaca juga batasi keluar rumah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer