Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kampung Somang Muncul Kembali, Jejak Permukiman Lama di Bendungan Karian Terlihat

R
Penulis: Redaksi❯
Kampung Somang di Lebak kembali terlihat saat air Bendungan Karian menyusut.(Instagram @cretivox)
Kampung Somang di Lebak kembali terlihat saat air Bendungan Karian menyusut.(Instagram @cretivox)

Advertisement

 

sumutpos.jawapos.com – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, Banten. Kampung Somang yang sebelumnya terendam air waduk kini kembali menampakkan sisa-sisa bangunan rumah setelah permukaan air bendungan menyusut drastis.

Melansir Instagram @cretivox, Selasa (27/10/2026), fenomena ini menarik perhatian karena kawasan tersebut telah ditinggalkan warga sejak 2023 untuk mendukung pembangunan waduk. Ketika air surut, jejak permukiman yang selama ini tersembunyi kembali terlihat, mulai dari puing-puing rumah hingga bangunan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Advertisement

Salah satu bangunan yang mencuri perhatian adalah Masjid Al Mujahidin. Masjid dengan kubah berwarna biru itu masih terlihat berdiri di antara sisa-sisa permukiman yang muncul ke permukaan. Bangunan tersebut menjadi pengingat kehidupan warga sebelum kawasan itu berubah menjadi bagian dari bendungan.

Masjid Al Mujahidin disebut-sebut telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Keberadaannya menambah nilai historis kawasan tersebut, sekaligus menggambarkan jejak kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat yang dahulu bermukim di Kampung Somang.

Advertisement

Munculnya kembali kampung yang telah lama terendam ini berkaitan dengan menyusutnya debit air Bendungan Karian. Kekeringan berkepanjangan yang dikaitkan dengan fenomena El Niño disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.

Bendungan Karian sendiri diresmikan pada Januari 2024. Infrastruktur sumber daya air ini dibangun untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat di Banten, DKI Jakarta, serta sebagian wilayah Jawa Barat.

Selain berfungsi sebagai infrastruktur penyedia air, bendungan tersebut juga menyimpan cerita tentang perubahan kehidupan masyarakat di wilayah yang terdampak pembangunan waduk.

Kembalinya Kampung Somang ke permukaan memperlihatkan bagaimana perubahan kondisi air dapat membuka kembali lanskap yang sebelumnya tidak terlihat. Sisa-sisa rumah dan Masjid Al Mujahidin menjadi potret nyata kawasan yang pernah menjadi tempat tinggal warga sebelum ditinggalkan demi pembangunan bendungan.

Meski menyuguhkan pemandangan yang menarik perhatian, penyusutan air waduk juga menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi ketersediaan air, terutama ketika kekeringan berlangsung dalam waktu panjang.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer