23.9 C
Medan
Friday, February 3, 2023

Perlu Ada Zona Selamat Sekolah

MEDAN-Keselamatan pejalan kaki perlu diperhatikan. Terutama anak-anak. Selain zebra cross dan jembatan penyeberangan sebagai fasilitas pejalan kaki, Zona Selamat Sekolah (ZSS) juga diperlukann
sekolah-sekolah dasar di Medan agar anak sekolah dapat pergi, belajar dan pulang dengan aman dari sekolah dasar.
ZSS akan mengatur kecepatan lalulintas kendaraan, menyangkut kecepatan, parkir, menyalib, dan pejalan kaki yang menyeberang jalan. Hal itu perlu dilakukan mengingat tidak sedikit anak-anak sekolah yang berjalan kaki menuju sekolah.
Di Medan sendiri sangat sedikit daerah yang memberlakukan ZSS. Salah satunya di SD Antonius V di jalan HM Joni. Di sana terdapat marka ZSS tepat di depan sekolah dengan warna merah. Fungsinya tentu memberi prioritas bagi para pelajar SD untuk menyeberang.

“Anak sekolah banyak yang bermain di halaman sekolahnya dengan lalulintas yang padat. Ini tentu membahayakan bagi mereka. Jadi perlu sekali adanya ZSS. Kalau bisa semua sekolah yang ada di pinggir jalan yang padat perlu ada ZSS-nya,” kata Erna, guru SD.

Apalagi menurut Erna, anak-anak sekolah khususnya yang baru duduk di Sekolah dasar masih sangat rentan dalam berlalulintas. Khususnya saat menyeberang jalan di depan sekolah.

“Anak-anak SD kan masih berbahaya dalam menyeberang lalulintas. Karena itu di ZSS para pengguna kendaraan harus memperioritaskan anak-anak untuk menyeberang dan tidak boleh mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi,” katanya. (don)

MEDAN-Keselamatan pejalan kaki perlu diperhatikan. Terutama anak-anak. Selain zebra cross dan jembatan penyeberangan sebagai fasilitas pejalan kaki, Zona Selamat Sekolah (ZSS) juga diperlukann
sekolah-sekolah dasar di Medan agar anak sekolah dapat pergi, belajar dan pulang dengan aman dari sekolah dasar.
ZSS akan mengatur kecepatan lalulintas kendaraan, menyangkut kecepatan, parkir, menyalib, dan pejalan kaki yang menyeberang jalan. Hal itu perlu dilakukan mengingat tidak sedikit anak-anak sekolah yang berjalan kaki menuju sekolah.
Di Medan sendiri sangat sedikit daerah yang memberlakukan ZSS. Salah satunya di SD Antonius V di jalan HM Joni. Di sana terdapat marka ZSS tepat di depan sekolah dengan warna merah. Fungsinya tentu memberi prioritas bagi para pelajar SD untuk menyeberang.

“Anak sekolah banyak yang bermain di halaman sekolahnya dengan lalulintas yang padat. Ini tentu membahayakan bagi mereka. Jadi perlu sekali adanya ZSS. Kalau bisa semua sekolah yang ada di pinggir jalan yang padat perlu ada ZSS-nya,” kata Erna, guru SD.

Apalagi menurut Erna, anak-anak sekolah khususnya yang baru duduk di Sekolah dasar masih sangat rentan dalam berlalulintas. Khususnya saat menyeberang jalan di depan sekolah.

“Anak-anak SD kan masih berbahaya dalam menyeberang lalulintas. Karena itu di ZSS para pengguna kendaraan harus memperioritaskan anak-anak untuk menyeberang dan tidak boleh mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi,” katanya. (don)

Most Read

Kadisbudpar Jamin tak Ada Pungli

Persijap Langsung Bersiap

Kuyt Diminati Hamburg

Artikel Terbaru

/