Ini Waktu yang Tepat untuk Berolahraga selama Ramadan

Juli Rambe • Dipublikasikan Jumat, 14 Maret 2025 | 06:00 WIB
RINGAN: Disarankan untuk olahraga ringan saat berpuasa. (Dok: ist)
RINGAN: Disarankan untuk olahraga ringan saat berpuasa. (Dok: ist)

 

SUMUTPOS.CO- Berolahraga saat berpuasa sangat dianjurkan untuk membantu menjaga kesehatan fisik, dan kesehatan mental. 

Tetapi, satu yang harus diperhatikan yaitu waktu pelaksanaannya.

Berikut adalah beberapa tips olahraga saat berpuasa yang dapat membantu Anda tetap sehat dan segar.

Berolahraga setelah Berbuka

Menurut para ahli, waktu terbaik untuk berolahraga adalah setelah berbuka puasa, ketika tubuh telah menerima asupan energi dari makanan dan minuman. Namun, jika Anda ingin berolahraga sebelum berbuka, lakukanlah 30-60 menit sebelum waktu berbuka, dengan memperhatikan kondisi tubuh Anda.

Berolahraga setelah Sahur

Beberapa wanita juga merasa nyaman berolahraga setelah sahur. Yang terpenting adalah memilih waktu yang sesuai dengan kondisi fisik Anda agar tidak mengganggu ibadah puasa. Dalam hal ini, mendengarkan sinyal tubuh sangatlah penting.

Pilih Olahraga Ringan

Ketika berpuasa, lebih baik memilih jenis olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, bersepeda santai, atau latihan beban ringan dengan intensitas rendah. Hindari olahraga berat yang dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan. Latihan beban tubuh seperti push-up, pull-up, dan squat juga merupakan pilihan yang baik karena tidak membutuhkan energi sebanyak latihan kardio.

Kurangi Durasi dan Intensitas

Kurangi durasi dan intensitas latihan dibandingkan biasanya, dan jangan memaksakan diri. Jika Anda merasa lelah atau pusing, segeralah berhenti dan istirahat.

Jika Anda baru memulai olahraga, mulailah dengan intensitas yang sangat rendah dan secara bertahap tingkatkan intensitasnya.

Minum Air Putih

Asupan cairan yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan selama berpuasa. Disarankan untuk minum air putih sekitar 1,5-2 liter per hari, terutama antara waktu berbuka hingga sahur. Metode 2-4-2, yaitu 2 gelas setelah berbuka, 4 gelas malam hari, dan 2 gelas saat sahur, bisa menjadi panduan yang baik.

Makanan Bergizi

Selain itu, penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang saat sahur dan berbuka agar tubuh mendapatkan energi yang cukup. Hindari makanan yang terlalu berat atau berlemak tinggi, karena dapat membuat Anda merasa lesu.

Waspadai tanda-tanda dehidrasi seperti pusing, mual, dan kelelahan. Jika mengalami gejala ini, segera berhenti berolahraga dan minum air putih. Cukupi kebutuhan tidur Anda agar energi dan pemulihan tubuh tetap terjaga selama Ramadan.

Lakukan Bersama Keluarga dan Teman

Berolahraga bersama keluarga atau teman juga bisa membuat aktivitas lebih menyenangkan dan memotivasi. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program olahraga baru, terutama selama bulan puasa. (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe