SUMUT POS- Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam 0,5 gram tercatat senilai Rp1.149.000. Lalu emas Antam 1 gram dihargai sebesar Rp2.198.000 atau naik Rp7.000 dari harga sebelumnya. Sementara itu, emas Antam untuk berat 2 gram naik menjadi Rp4.336.000, dan untuk emas Antam 3 gram seharga Rp6.479.000.
Kemudian untuk emas Antam 5 gram dibanderol Rp10.765.000, emas Antam 25 gram dihargai Rp53.562.000, dan untuk emas Antam 100 gram dijual dengan harga Rp214.012.000.
Kemudian untuk emas Antam dengan berat 500 gram naik menjadi Rp1.069.320.000. Adapun, harga emas Antam paling mahal, yaitu sebesar 1.000 gram harganya naik menjadi Rp2.138.600.000.
Sementara itu, harga buyback untuk emas Antam naik Rp7.000 per gram menjadi Rp2.045.000. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Pajak itu langsung dipotong dari nilai buyback.
Sementara itu, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Sedangkan harga emas di Legadaian masih stabil. Harga emas Antam di angka Rp2.290.000 per gram, begitu pula emas UBS yang tak mengalami perubahan harga jual di angka Rp2.219.000 per gram.
Untuk emas Galeri24 tetap dibanderol dengan harga Rp2.180.000 per gram.
Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Sebelumnya, harga emas global terus menunjukkan ketangguhan di tengah dinamika pasar. Sepanjang pekan terakhir September 2025, logam mulia ini berhasil mempertahankan reli penguatan dan bahkan mencatat level tertinggi mingguan.
Melansir Kitco News, Minggu (28/9/2025), emas spot dibuka pada level USD 3.687,74 per ons sebelum sempat menembus USD 3.700. Penguatan berlanjut di sesi Asia dan Eropa, hingga saat perdagangan Amerika Utara dibuka harga naik ke USD 3.717 per ons. Momentum ini terus berlanjut sampai penutupan bursa, dengan harga emas ditutup di USD 3.745 per ons.
Survei mingguan Kitco News menunjukkan mayoritas analis di Wall Street masih bersikap bullish. Dari 19 analis yang berpartisipasi, 84% memproyeksikan harga emas akan naik pekan depan, sementara sisanya memperkirakan bergerak sideways.
“Emas masih dalam tren naik sekuler terhadap semua mata uang,” kata Darin Newsom, Analis Pasar Senior di Barchart.com. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe