MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- Gelombang semangat wirausaha muda terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Melihat potensi itu, J&T Express membawa program “J&T Connect Preneur Goes to Campus” ke Kota Medan dengan menggandeng mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (21/5/2026). Tidak sekadar seminar motivasi, program ini dirancang menjadi ruang belajar sekaligus ekosistem pengembangan bisnis bagi generasi muda agar mampu scale-up hingga pasar nasional.
Mengusung tema “Hustle Culture: Menembus Pasar Nasional dengan Strategi dan Operasional Tangguh”, kegiatan tersebut menghadirkan CEO HMNS Perfume, Rizky Arief, serta Founder Dame Ulos, Renny Katrina Manurung. Keduanya membagikan pengalaman membangun usaha dari nol hingga mampu bersaing di tengah ketatnya industri nasional.
Dalam sesi talk show interaktif, para pembicara menekankan bahwa membangun bisnis di era digital tidak cukup hanya mengandalkan ide kreatif. Konsistensi operasional, kekuatan branding, hingga kemampuan membaca pasar menjadi faktor penting agar usaha dapat bertahan dan berkembang.
Brand Manager J&T Express, Herline Septia, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan generasi muda sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha muda di Indonesia.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Pawai Ta’aruf MTQ Ke-XIV Paluta, Simangambat Berubah Jadi Lautan Syiar Islam
Menurutnya, tingginya minat mahasiswa terhadap dunia bisnis menjadi momentum penting untuk menghadirkan ruang belajar yang relevan dan aplikatif.
“J&T Connect Preneur Goes to Campus merupakan bentuk komitmen kami mendukung generasi wirausaha muda Indonesia. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga memahami bagaimana membangun usaha yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Herline.
Pemilihan Kota Medan disebut bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berkembang pesat, didukung keberadaan kampus-kampus besar seperti Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan yang memiliki program studi kewirausahaan.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan inspirasi dari para pelaku bisnis sukses, tetapi juga akses terhadap jaringan dan dukungan pengembangan usaha sejak tahap awal.
Selain menghadirkan talk show, J&T Express juga membuka kompetisi bisnis nasional bertajuk “J&T Super Seller” yang ditujukan bagi mahasiswa aktif dari seluruh Indonesia yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan.
Kompetisi itu menawarkan total hadiah lebih dari Rp400 juta, sekaligus program inkubasi bisnis bagi 10 peserta terbaik. Peserta terpilih nantinya akan memperoleh mentoring intensif serta modal awal senilai Rp20 juta untuk pengembangan usaha.
Herline menegaskan, J&T Express ingin mengambil peran lebih luas dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan bisnis anak muda, bukan sekadar perusahaan jasa pengiriman.
Baca Juga: Tebing Tinggi–Tanjungbalai Perkuat Layanan Digital, Reformasi Birokrasi Tak Lagi Sekadar Seremoni
“Kami ingin menjadi enabler bisnis yang membantu wirausahawan muda berkembang melalui dukungan ekosistem, termasuk akses logistik yang kuat,” katanya.
Program J&T Connect Preneur Goes to Campus juga mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Sejumlah perusahaan dan media nasional turut terlibat sebagai mitra kolaborasi untuk memperluas dampak program tersebut di kalangan mahasiswa.
Pendaftaran kompetisi J&T Super Seller dibuka hingga 13 Juni 2026 dan dapat diakses secara gratis melalui laman resmi program.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan