Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Taklukkan Tanjakan Esktrem, BYD DM Buktikan Efisiensi Super Irit dan Gesit

Deking Sembiring • Rabu, 3 Juni 2026 | 20:36 WIB
LEPAS: President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao melepas peserta BYD M6 DM Media Challenge dari BYD Arista Cemara, Jalan Cemara, Medan, (Dok BYD)
LEPAS: President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao melepas peserta BYD M6 DM Media Challenge dari BYD Arista Cemara, Jalan Cemara, Medan, (Dok BYD)

 

MEDAN, SUMUTPOS - Setelah sukses memperkenalkan teknologi BYD DM di Jakarta, BYD Indonesia menghadirkan BYD DM Technology Roadshow di Medan. Ini merupakan sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman teknologi elektrifikasi ke berbagai daerah di Indonesia. 

Melalui kegiatan ini, peserta diajak merasakan langsung bagaimana teknologi Dual Mode (DM) bekerja dalam kondisi perjalanan yang beragam, mulai dari area perkotaan, jalur antar kota, hingga kawasan dataran tinggi dengan tanjakan curam, dan jalan berliku yang menjadi karakter khas Sumatera Utara.

Peserta menempuh perjalanan dari BYD Arista Cemara, Medan menuju Gundaling Farmstead di Berastagi, kemudian lanjut eksplorasi daerah Pancurbatu hingga kembali lagi ke tengah kota Medan dengan total jarak tempuh sekitar 150 kilometer dan durasi perjalanan sekitar 6 jam. 

Baca Juga: Dialog di UNM, Mentan Amran Respons Cepat Aspirasi Mahasiswa dan Dosen

Dalam perjalanan ini, peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana teknologi DM dengan flexible powertrain menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap nyaman, responsif, dan efisien di berbagai situasi. Perpindahan tenaga yang halus, karakter berkendara yang senyap khas kendaraan listrik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kondisi jalan memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi ini dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin beragam.

Berbeda dengan kendaraan hybrid konvensional yang masih mengandalkan mesin sebagai sumber tenaga utama, teknologi BYD DM dikembangkan dengan filosofi electric-first, di mana motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan untuk menghadirkan akselerasi instan, pengalaman berkendara yang lebih halus, serta efisiensi energi yang optimal. 

Melalui kombinasi motor listrik sebagai penggerak utama dan mesin yang bekerja secara cerdas sebagai pendukung untuk menghasilkan energi saat dibutuhkan, terutama dalam perjalanan jarak jauh maupun kondisi jalan yang lebih menantang, teknologi ini mampu menghadirkan karakter berkendara 
yang responsif, dan senyap khas kendaraan listrik.

Baca Juga: PNM Serahkan Ribuan Buku demi Senyum Anak- anak Pedalaman

Salah satu keunggulan utama teknologi BYD DM terletak pada kemampuan perpindahan tenaga yang berlangsung mulus tanpa hentakan, sehingga memberikan kenyamanan lebih baik dalam perjalanan harian di area perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Karakter berkendara ini menjadi semakin relevan di Indonesia yang memiliki kondisi lalu lintas dinamis dengan kombinasi stop-and-go traffic, jalur antar kota, hingga medan dengan elevasi beragam. 

Kenyamanan perjalanan juga diperkuat melalui kabin dengan tingkat kebisingan rendah (low NVH), memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih tenang bagi seluruh penumpang. Pendekatan ini menjadi penting terutama untuk perjalanan keluarga maupun penggunaan dengan intensitas tinggi, dimana kenyamanan kabin menjadi salah satu faktor utama dalam mobilitas sehari-hari.

Teknologi BYD DM juga menghadirkan efisiensi energi tinggi melalui sistem manajemen energi cerdas yang mampu mengatur distribusi tenaga secara optimal sesuai kebutuhan perjalanan. Teknologi ini turut didukung oleh Blade Battery milik BYD yang telah dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi 
penggunaan dan temperatur, termasuk iklim tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia. 

Baca Juga: Dinas SDA Sumut Tangani Tanggul Jebol DI Balakka Sitokkon di Padang Lawas

Teknologi DM generasi terbaru  bahkan mampu menghadirkan konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Kombinasi antara efisiensi energi dan fleksibilitas perjalanan tersebut menjadikan BYD DM sebagai salah satu solusi mobilitas elektrifikasi yang relevan, baik untuk penggunaan harian di area perkotaan maupun perjalanan jarak jauh lintas kota.

“Melihat penerimaan yang sangat positif terhadap berbagai model BYD dan DENZA di Sumatera Utara, kami melihat adanya momentum yang kuat untuk semakin memperluas pemahaman masyarakat terhadap teknologi kendaraan energi baru. Karena itu, kami menghadirkan teknologi BYD DM di Medan agar masyarakat dapat merasakan langsung bagaimana flexible powertrain BYD bekerja dalam berbagai kondisi perjalanan yang dekat dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari," ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

"Kami percaya pengenalan teknologi elektrifikasi tidak cukup hanya melalui spesifikasi produk, tetapi perlu dibuktikan melalui pengalaman berkendara secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi BYD DM mampu beradaptasi secara optimal dalam berbagai situasi perjalanan masyarakat Indonesia sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang efisien, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

Sejalan dengan perkembangan jaringan BYD di berbagai kota serta pertumbuhan komunitas pengguna yang terus meningkat, kami berharap teknologi elektrifikasi dapat semakin dekat, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia," tambah Luther.

Dalam menghadirkan teknologi Dual Mode di Indonesia, BYD juga memperkenalkan filosofi BYD DM GASS. sebagai representasi karakter utama teknologi DM yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin dinamis. GASS. merepresentasikan empat karakter utama teknologi DM BYD, yaitu Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

Karakter Gesit tercermin melalui respons tenaga yang instan dan halus untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih nyaman dalam berbagai kondisi perjalanan, termasuk lalu lintas perkotaan maupun kebutuhan akselerasi di jalan tol. Karakter Andal hadir melalui kemampuan sistem Dual Mode dalam menyesuaikan performa kendaraan terhadap berbagai kondisi penggunaan, mulai dari perjalanan harian di area perkotaan hingga karakter jalan dan pola perjalanan yang lebih beragam di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

Di sisi lain, karakter Senyap menjadi bagian dari pengalaman berkendara berbasis listrik yang menghadirkan suasana kabin lebih tenang dan nyaman, dengan minim suara serta getaran selama perjalanan untuk mendukung kenyamanan seluruh penumpang. 

Sedangkan karakter Super Irit diwujudkan melalui kombinasi efisiensi energi dan fleksibilitas penggunaan yang menjadi keunggulan utama teknologi Dual Mode. Dengan konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter, teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan perjalanan harian maupun jarak jauh dengan lebih efisien.

Efisiensi tersebut juga tercermin pada biaya penggunaan kendaraan yang sangat kompetitif, di mana berdasarkan simulasi perjalanan sejauh 150 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan setara sekitar Rp300 per kilometer, sehingga memberikan nilai ekonomis yang lebih optimal bagi pengguna. (dek)

Editor : Redaksi
#BYD DM