Epson Luncurkan SureColor SC-F20030, Jawab Kebutuhan Industri Tekstil Digital Berkecepatan Tinggi

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 09:12 WIB
Kolaborasi  PT Epson Indonesia  dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY pada gelaran seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”, Kamis (23/7/2026). (Dok: Epson Indonesia)
Kolaborasi PT Epson Indonesia dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY pada gelaran seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”, Kamis (23/7/2026). (Dok: Epson Indonesia)

 

SURABAYA, Sumutpos.jawapos.com – Epson Indonesia semakin agresif mendorong transformasi industri tekstil nasional melalui peluncuran SureColor SC-F20030, printer dye-sublimation industri berukuran 76 inci yang dirancang untuk memenuhi tuntutan produksi digital berkecepatan tinggi, efisien, dan berkelanjutan.

Produk terbaru tersebut diperkenalkan pada Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Kehadiran SC-F20030 menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan pelaku industri terhadap teknologi pencetakan yang mampu menghasilkan kapasitas produksi besar tanpa mengorbankan kualitas.

Momentum peluncuran ini juga sejalan dengan tren digitalisasi industri tekstil yang terus berkembang. Berdasarkan laporan Epson-IDC Digital Textile Printing Trends in Southeast Asia, teknologi digital dye-sublimation memungkinkan penyedia layanan cetak mencatat pertumbuhan pendapatan hingga delapan kali lebih cepat dibandingkan metode sablon konvensional. Teknologi tersebut juga membuka peluang pada segmen bernilai tinggi, mulai dari pakaian olahraga, fesyen, dekorasi interior, hingga industri alas kaki.

Head of Vertical Business Epson Indonesia, Ario Aditya, mengatakan transformasi digital kini telah menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku industri tekstil agar tetap mampu bersaing di tengah perubahan pasar.

Baca Juga: Jelang Porprovsu 2026, Atlet Kota Medan Jalani Tes Fisik dan Kesehatan

"Transformasi digital di industri tekstil bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menjaga daya saing. Pelaku industri kini dituntut mampu memproduksi lebih cepat, lebih fleksibel, dan tetap menjaga kualitas secara konsisten. Di Epson, kami terus mengembangkan inovasi yang membantu pelanggan menghadapi perubahan tersebut, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjalankan proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujarnya.

Sebagai penerus SureColor SC-F11030, SC-F20030 hadir dengan peningkatan performa yang signifikan. Printer ini dibekali delapan printhead PrecisionCore MicroTFP yang mampu mencetak hingga 306 meter persegi per jam pada resolusi 600 x 600 dpi, sehingga cocok untuk kebutuhan produksi skala besar maupun layanan print-on-demand.

Tak hanya mengedepankan kecepatan, Epson juga memperhatikan aspek efisiensi operasional. SC-F20030 dilengkapi sistem bulk ink berkapasitas 10 liter dengan fitur hot swap, memungkinkan penggantian tinta dilakukan tanpa menghentikan proses produksi. Fitur ini membantu meminimalkan downtime sekaligus menjaga kontinuitas produksi.

Baca Juga: Jelang Porprovsu 2026, Atlet Kota Medan Jalani Tes Fisik dan Kesehatan

Untuk memastikan kualitas hasil cetak tetap konsisten, printer ini dibekali sistem pengering internal dua sisi yang mempercepat proses pengeringan tinta serta mengurangi risiko kerutan maupun perpindahan tinta pada media cetak. Di sisi lain, sistem pengelolaan debu terintegrasi menjaga area cetak tetap bersih dan membantu mencegah penyumbatan nozzle.

Epson juga menghadirkan opsi Jumbo Roll dan Jumbo Reel yang mampu menopang media hingga 300 kilogram. Kapasitas tersebut memungkinkan proses produksi berlangsung lebih lama tanpa harus sering mengganti gulungan media, sehingga produktivitas semakin optimal.

Kemudahan perawatan menjadi nilai tambah lainnya. Melalui fitur self-service maintenance, operator dapat mengganti sejumlah komponen penting, seperti printhead dan anti-drying cap, secara mandiri dengan panduan diagnostik yang tersedia pada perangkat. Solusi ini mempercepat penanganan kendala teknis sekaligus mengurangi ketergantungan pada layanan servis.

Melalui peluncuran SureColor SC-F20030, Epson kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung modernisasi industri tekstil Indonesia melalui solusi pencetakan digital yang lebih produktif, fleksibel, hemat biaya operasional, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga: Kesaksian Sekuriti RS Ungkap Sutrimo Tiba Sudah Meninggal, Diantar Ambulans Online

Printer industri terbaru ini diperkenalkan secara resmi pada Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Selama pameran, pengunjung berkesempatan menyaksikan demonstrasi langsung performa SC-F20030 sekaligus berkonsultasi dengan tim Epson mengenai solusi digital textile printing yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Setelah diperkenalkan di SPE 2026, SureColor SC-F20030 akan dipasarkan melalui jaringan dealer resmi Epson di berbagai wilayah Indonesia. (ari/han)

Editor : Johan Panjaitan
printer tekstil digital speaker surecolor epson