Keloria Moringa Jaya Teken MoU, Kelor Sumut Tembus Pasar Malaysia

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 14:43 WIB
Syahrani Devi, S.P., M.I. Owner PT. Keloria Moringa Jaya dan Puan Hanita Binti Hashim dari PTEB PERAK, Malaysia usai menanda tangani MoU.
Syahrani Devi, S.P., M.I. Owner PT. Keloria Moringa Jaya dan Puan Hanita Binti Hashim dari PTEB PERAK, Malaysia usai menanda tangani MoU.

MEDAN, SUMUT POS - Produk olahan kelor Sumatera Utara (Sumut) mulai membidik pasar regional. 

Peluang itu terbuka setelah Keloria Moringa Jaya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan buyer dari PTEB Perak, Malaysia, dalam rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 pada 7-10 September 2026 di Medan.

Kerja sama tersebut berawal dari agenda Business Matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis dari negara-negara anggota IMT-GT pada Selasa (8/9/2026).

Kerja sama itu mempertemukan peserta berdasarkan tiga sektor, yakni Agriculture and Fishery, Industrial Products, serta Tourism.

Dalam kegiatan tersebut Owner PT. Keloria Moringa Jaya, Syahrani Devi, S.P., M.I.Kom, memilih sektor Agriculture and Fishery untuk memperkenalkan produk kelor serta sejumlah komoditas unggulan Sumut kepada calon buyer.

Syahrani Devi, S.P., M.I. Owner PT. Keloria Moringa Jaya dan Puan Hanita Binti Hashim dari PTEB PERAK, Malaysia usai menanda tangani MoU bersama Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan tamu undangan lain.
Syahrani Devi, S.P., M.I. Owner PT. Keloria Moringa Jaya dan Puan Hanita Binti Hashim dari PTEB PERAK, Malaysia usai menanda tangani MoU bersama Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan tamu undangan lain.

 

“Alhamdulillah, buyer dari Malaysia berminat dengan Moringa dan andaliman yang kami tawarkan,” ujar Syahrani.

Ketertarikan tersebut semakin kuat setelah Syahrani mengajak calon mitra melihat langsung booth Keloria Moringa Jaya di area Expo Produk. Buyer dari Malaysia melihat berbagai produk turunan kelor yang selama ini dikembangkan Keloria.

“Ketika saya bawa ke booth expo, buyer melihat produk turunan yang kami buat. Ternyata mereka juga tertarik dan akhirnya memutuskan untuk mengambil moringa teh celup dan moringa seeds oil,” ungkapnya.

Ketertarikan terhadap produk tersebut kemudian berlanjut ke kerja sama bisnis yang dituangkan dalam penandatanganan MoU. Bagi Keloria Moringa Jaya, kesepakatan ini menjadi pintu masuk untuk memperluas pemasaran produk olahan kelor Sumut ke Malaysia.

Baca Juga: Penasihat Hukum Dante Sinaga Nilai Putusan 7 Tahun Tak Cerminkan Fakta Persidangan

Syahrani mengatakan kerja sama tersebut tidak sekadar membuka pasar baru, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. 

Owner PT. Keloria Moringa Jaya, Syahrani.
Owner PT. Keloria Moringa Jaya, Syahrani.

 

Kelor yang selama ini dikenal sebagai tanaman dengan beragam manfaat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi dan potensi pasar lebih luas.

“Harapan saya, kerja sama yang terjalin ini berjalan baik dan panjang sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian kedua belah pihak,” jelas Syahrani Devi.

Momentum tersebut turut mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Baca Juga: 20 Atlet Taekwondo Padang Lawas Unjuk Gigi di Piala Wali Kota Sibolga

Penandatanganan MoU Keloria Moringa Jaya dengan buyer Malaysia menjadi salah satu hasil konkret dari forum bisnis dalam rangkaian IMT-GT ke-32. 

Pertemuan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra regional tersebut menunjukkan bahwa produk lokal Sumut memiliki peluang untuk masuk ke pasar negara tetangga.

Bagi Keloria Moringa Jaya, peluang tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus mengembangkan produk turunan kelor agar memiliki daya saing dan nilai tambah yang lebih tinggi di pasar regional. (tri)

Editor : Redaksi
Keloria Moringa Jaya Olahan Kelor Sumut IMT-GT 2026 Ekspor UMKM Sumut Pasar Malaysia