ASUS ProArt P14 dan P16 Meluncur di Indonesia, AI Bisa Berjalan Tanpa Internet

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:32 WIB
Dari kiri ke kanan: Adrian Pradipta, Technical Public Relations ASUS Indonesia; Rudy Salim, CEO Prestige Corp; Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia; dan Marcello Tahitoe, penyanyi papan atas Indonesia.
Dari kiri ke kanan: Adrian Pradipta, Technical Public Relations ASUS Indonesia; Rudy Salim, CEO Prestige Corp; Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia; dan Marcello Tahitoe, penyanyi papan atas Indonesia.

 

JAKARTA, SUMUT POS - ASUS resmi menghadirkan laptop kreator profesional ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia, Selasa (20/10/2026). 

Kedua perangkat ini mengandalkan superchip NVIDIA RTX Spark™ dengan Unified Memory hingga 128GB untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan (AI) secara lokal, termasuk tanpa koneksi internet.

ASUS ProArt P14 dibanderol dengan harga resmi Rp80.999.000, sedangkan ProArt P16 dijual seharga Rp113.999.000. Keduanya ditujukan bagi kreator profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi untuk produksi konten, penyuntingan video, rendering 3D, hingga menjalankan model AI generatif langsung dari perangkat.

Baca Juga: Kapolda Sumut dan Pimpinan DPRD SU Komit Berantas Narkoba, Premanisme dan Begal

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan ProArt P14 dan P16 dirancang sebagai pusat komputasi AI lokal yang memberikan keleluasaan bagi kreator dalam mengolah materi sekaligus menjaga privasi data.

Kedua laptop tersebut menggabungkan kemampuan pemrosesan kelas workstation dengan desain portabel dan layar berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan kreator profesional.

Mampu Jalankan AI Tanpa Internet

Salah satu keunggulan ProArt P14 dan P16 adalah kemampuannya menjalankan model AI generatif serta workflow Agentic AI secara lokal. Dengan demikian, pengguna dapat mengolah materi sensitif tanpa harus mengunggahnya ke layanan cloud.

ASUS Indonesia telah melakukan pengujian internal pada ProArt P14 menggunakan ComfyUI Desktop berbasis ARM64 dengan dukungan CUDA. Pengujian pertama menggunakan model Qwen Image 2.1 dengan kuantisasi INT8 untuk mengedit foto produk menjadi adegan sinematik beresolusi 1.024 piksel melalui 40 langkah pemrosesan.

Dalam pengujian tersebut, penggunaan memori GPU mencapai puncak 19,8GB, dengan utilisasi GPU 100 persen dan suhu 68 derajat Celsius.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Disanksi 30 Hari dan Didenda Rp4,5 Juta

Pengujian berikutnya menggunakan model MiniMax H3 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik lengkap dengan audio. Proses pada resolusi 0,7 megapiksel dengan mode turbo tersebut diselesaikan dalam waktu 5 menit 54 detik, dengan penggunaan memori GPU mencapai 28,1GB.

ASUS juga mendemonstrasikan penggunaan Hermes Agent dengan model bahasa lokal. Aplikasi tersebut dapat membantu membaca isi folder proyek, merangkum brief klien, hingga membuat draf naskah atau caption dalam file baru tanpa harus mengirimkan dokumen ke layanan cloud.

Meski demikian, ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI yang digunakan tidak tersedia secara bawaan. Pengguna perlu mengunduh dan mengonfigurasikannya sesuai kebutuhan.

Unified Memory hingga 128GB

Dari sisi performa, kedua laptop menggunakan superchip NVIDIA RTX Spark™ yang menggabungkan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 core dan CPU Grace 20-core. ASUS mengklaim kemampuan komputasi AI mencapai hingga 1 petaflop pada jalur FP4.

ProArt P14 dibekali Unified Memory 64GB, sementara ProArt P16 memiliki kapasitas 128GB. Sistem memori terpadu ini memungkinkan CPU dan GPU berbagi kapasitas memori yang sama untuk menjalankan model AI sekaligus menangani berkas foto maupun video beresolusi tinggi.

Baca Juga: BPBD Sumut Gelar Rakor Antisipasi Puncak Musim Hujan 2026 Rabu Esok

Dukungan CUDA juga dapat dimanfaatkan untuk mempercepat berbagai pekerjaan kreatif, termasuk pemrosesan video beresolusi tinggi hingga 8K melalui aplikasi seperti DaVinci Resolve Studio.

 

Layar OLED untuk Akurasi Warna

Untuk menunjang kebutuhan produksi visual, ASUS menyematkan layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED pada kedua perangkat.

ProArt P14 menggunakan layar 14 inci beresolusi 2.8K, sedangkan ProArt P16 memiliki layar 16 inci beresolusi UHD+. Keduanya mendukung refresh rate 120Hz, cakupan warna 100 persen DCI-P3, serta mampu menampilkan 1,07 miliar warna.

Layar tersebut juga telah tervalidasi PANTONE. Untuk sertifikasi HDR, ProArt P14 mengantongi VESA CERTIFIED DisplayHDR True Black 1000, sedangkan ProArt P16 memiliki sertifikasi True Black 1400.

Baca Juga: DWP Paluta Sambangi Ponpes Tanjung Ubar, Salurkan Tali Asih dan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Spesifikasi tersebut dirancang untuk membantu kreator menjaga akurasi warna ketika melakukan color grading, menyunting foto, maupun mengevaluasi hasil kreasi berbasis AI.

Ringan dan Mendukung Mobilitas Kreator

Meski membawa kemampuan komputasi tinggi, kedua laptop tetap dirancang untuk mendukung mobilitas.

ASUS ProArt P14 memiliki bobot sekitar 1,4 kilogram dengan ketebalan 1,39 sentimeter dan baterai 90Wh. Sementara itu, ProArt P16 berbobot sekitar 1,7 kilogram, memiliki ketebalan 1,29 sentimeter, serta dibekali baterai 99,9Wh.

Keduanya mendukung pengisian daya melalui adaptor USB Type-C 140W yang disertakan dalam paket penjualan. Perangkat ini juga telah melalui pengujian ketahanan berstandar militer Amerika Serikat, US MIL-STD 810H.

 

Garansi Tiga Tahun dan Harga Khusus Pre-order

ASUS memberikan perlindungan berupa garansi internasional selama tiga tahun dan ASUS VIP Perfect Warranty selama tiga tahun untuk pembelian ProArt P14 maupun P16 di Indonesia. Perlindungan ASUS VIP Perfect Warranty mencakup kerusakan akibat kecelakaan pemakaian sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pengguna juga memperoleh layanan ASUS Premium Services, termasuk penjemputan dan pengantaran unit servis tanpa biaya, antrean perbaikan prioritas melalui FastLane, serta layanan pembersihan profesional Laptop Spa. Layanan purnajual tersebut didukung 141 ASUS Service Center di Indonesia.

Untuk harga, ASUS ProArt P14 (H7407BA) memiliki harga resmi Rp80.999.000, sedangkan ASUS ProArt P16 (H7607BA) dibanderol Rp113.999.000.

Baca Juga: BMKG: Oktober-Desember 2026, Sumut Masih Dilanda Hujan dengan Kategori Lebat Sedang

ASUS membuka periode pre-order hingga 23 Oktober 2026. Selama periode tersebut, ProArt P14 ditawarkan dengan harga khusus Rp79.999.000 melalui ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, dan ASUS Store terpilih.

Sementara itu, ProArt P16 tersedia dengan harga khusus Rp112.999.000 dan hanya dapat dipesan melalui ASUS Online Store.

Kehadiran kedua laptop ini menjadi pilihan bagi kreator profesional yang membutuhkan perangkat portabel dengan kemampuan pemrosesan AI lokal, pengolahan konten berat, serta dukungan untuk menjaga privasi materi kerja. (rel/tri)

Editor : Redaksi
ASUS ROG Asus Laptop asus indonesia