LABUHANBATU, Sumutpos.Jawapos.com-Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu "kecolongan". Dua dari tiga terduga sindikat jaringan peredaran narkotika berhasil melarikan diri, Sabtu (14/6/2025). Sedangkan seorang pria gaek, berinisial SN alias Belo (62) warga Dusun III Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, tak berkutik saat ditangkap petugas.
Informasi menyebutkan, saat itu Kanit Provost Polsek Panai Tengah, IPDA Sistrianto, bersama sejumlah personel Polsek Panai Tengah lainnya, menerima informasi masyarakat tentang akan melintasnya tiga orang mencurigakan dari arah Brombang menuju Sei Rakyat, dengan mengendarai dua sepeda motor metik.
Sesampainya di Simpang Empat Jalan Lintas Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu sekira pukul 16.00 WIB, personel melakukan penyetopan terhadap kendaraan yang dimaksud.
Namun saat diamankan, dua dari tiga orang tersebut berhasil melarikan diri. Namun petugas berhasil menarik tersangka Belo dari boncengan sepeda motor.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sebungkus plastik klip besar berisi sabu seberat 5,83 gram terbungkus plastik hitam yang disimpan dalam kotak rokok Surya 16.
"Paket narkotika tersebut berada di kantong depan baju switer sebelah kiri yang dikenakan tersangka saat itu," kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kasubsi PID M Sie Humas, Iptu Arwin, Minggu 15 Juni 2025 di Mapolres setempat di Rantauprapat.
Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Panai Tengah dan selanjutnya diserahkan ke Satres Narkoba Polres Labuhanbatu untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
"Hingga saat ini, dua orang lainnya yang berhasil melarikan diri masih dalam pencarian petugas," jelasnya.
Polres Labuhanbatu mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika.
"Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara personel di lapangan dan masyarakat. Kami mengapresiasi informasi yang diberikan, dan ini membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian dan warga sangat penting dalam memerangi peredaran narkoba," ujarnya. (fdh/han)