MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Seorang pria bernama Dedi Rispa Tarigan, bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Jamin Ginting, Simpang Pos Medan, Jumat (11/7) pagi. Di lokasi berbeda, istrinya Sanika Ginting ditemukan tewas di atas tempat tidur kamar rumahnya.
Informasi yang dihimpun Sumutpos.jawapos.com, aksi bunuh diri itu sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan di Fly Over Jamin Ginting.
Menurut warga, sebelum melompat Dedi Rispa Tarigan terlihat berada di atas fly over. Ia tampak duduk di atas sepeda motornya.
"Tadi kulihat dia di atas, duduk di kereta," ucap Br Tarigan.
Tak berselang lama, teriakan warga pecah saat melihat pria itu nekat melompat. Sontak tubuhnya tergeletak di persimpangan jalan dalam kondisi berlumuran darah. "Tadi masih menggeletar-geletar dia," katanya.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian turun ke lokasi.
"Untuk keadaannya, kita belum bisa pastikan. Tapi saat ini sudah dibawa ke rumah sakit. Sepeda motornya juga sudah kita amankan," ujar Kapolsek Delitua, Kompol P Simbolon.
"Anggota kita masih di lapangan. Nanti akan kita informasikan lebih lanjut ya," tandasnya.
Belakangan diketahui, ternyata Dedi Rispa Tarigan warga perumahan Komplek Nicoland di Jalan Jaya Tani, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Hal ini diketahui saat seorang perempuan yang belakangan diketahui adik ipar Dedi Rispa Tarigan, hendak menemui kakaknya Sanika Ginting, bahwasannya abang iparnya bunuh diri.
Tak disangka, perempuan itu histeris karena melihat kakaknya tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi berlumuran darah. Warga sekitar pun heboh menyaksikan peristiwa itu.
Pada saat yang bersamaan, pihak kepolisian juga mendatangi rumah Dedi Rispa Tarigan, untuk dimintai keterangan dengan keluarga. Petugas pun langsung bergegas melihat kondisi Sanika Ginting, dan melakukan olah TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan
Terkait kasus tersebut, Kapolsek Delipua, Kompol P Simbolon mengakui adanya pembunuhan terhadap seorang wanita di komplek Nicoland di Jalan Jaya Tani, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.
"Kami belum bisa mengatakan kalau suaminya yang bunuh. Tapi saat kami datangi rumahnya untuk menginformasikan kematian suaminya, ternyata kami temukan istrinya sudah tidak bernyawa," kata Kompol P Simbolon.
Dijelaskan Simbolon, saat korban ditemukan ada bekas luka sajam ditubuhnya.
"Saat ini jenazah masih di bhayangkara. Untuk sementara masih itu dulu, karena jasad korban mau diotopsi," pungkasnya. (man/han)
Editor : Johan Panjaitan