BINJAI, Sumutpos.jawapos.com-Seorang pria pengangguran berinisial RS (24) dilaporkan ke Polsek Binjai Utara oleh mantan kekasihnya, seorang ibu muda berinisial UN (31), atas dugaan penggelapan uang senilai Rp83 juta dari rekening pribadi milik korban.
Peristiwa memilukan ini bermula dari kisah asmara antara RS dan UN yang terjalin hampir setahun. Awalnya, hubungan keduanya tampak harmonis. Mereka berkenalan saat UN bekerja di sebuah pabrik di kawasan Sunggal, Deliserdang.
RS disebut kerap menjemput, mengantar, hingga mengajak UN makan bersama, bahkan pernah menyampaikan niat menikah.
“Saya percaya sama dia, apalagi dia pernah bilang ingin menikah,” ungkap UN, akhir pekan lalu.
Petaka datang pada awal Agustus 2025, saat anak UN sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Binjai. RS datang menjenguk dan bahkan menginap menemani. Namun, tanpa sepengetahuan korban, RS diduga mengambil kartu ATM milik UN saat korban tertidur lelap.
UN baru menyadari ATM miliknya hilang saat hendak membayar biaya rumah sakit. Ketika mengecek mutasi rekening, korban kaget melihat dua transaksi penarikan besar, yakni Rp43 juta pada Senin (4/8) dan Rp40 juta pada Selasa (5/8).
“Saya langsung cek mutasi, ternyata ada penarikan dua kali, masing-masing Rp43 juta dan Rp40 juta,” tutur UN.
Nomor telepon RS pun tidak dapat dihubungi. Curiga menjadi korban kejahatan, UN mendatangi rumah orang tua RS, namun mendapat informasi bahwa RS sudah lama tidak pulang. Ironisnya, keluarga RS mengaku bahwa ia pernah melakukan tindakan serupa, mencuri uang sebesar Rp20 juta dari sebuah pusat perbelanjaan di Medan.
Tak menyerah, UN menelusuri keberadaan RS melalui teman-temannya dan mendapat informasi bahwa RS sempat tinggal di Kancil Mas, Tanah Tinggi. Namun saat UN mendatangi lokasi, RS sudah pergi secara tergesa-gesa, menurut pemilik rumah.
Laporan resmi pun dibuat ke Polsek Binjai Utara dengan nomor laporan:
B/83/VIII/2025/SPKT/Polsek Binjai Utara/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara pada Rabu (6/8/2025).
“Saya hanya ingin pelaku segera ditangkap dan uang saya kembali,” kata UN dengan nada tegas.
Baca Juga: 6 Weton yang Dipercaya Memancarkan Aura Kekayaan, Diramalkan Makin Kaya Raya
Sehari setelah laporan dibuat, UN mendapat informasi baru dari seorang pria berinisial D, yang mengaku disuruh oleh RS untuk menarik uang melalui layanan BRILink di Jalan Medan-Binjai Km 16, Diski, Sunggal, Deliserdang.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Binjai Utara Kompol Parlindungan Panjaitan membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian atau penggelapan.
“Kasus sedang dalam proses penyelidikan. Terima kasih,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan RS masih belum diketahui. Pihak kepolisian terus melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap kasus tersebut. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan