SUMUTPOS.CO - Orang yang baru masuk atau memeluk agama Islam disebut sebagai mualaf. Tentunya sebelum mualaf, ada persiapan-persiapan yang dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh Dian Sastrowardoyo. Aktris cantik ini sebelum memantafkan hati untuk memeluk agama islam, terlebih dahulu mempelajari semua agama.
Selain itu, ia pun menemui ustad bernama Rahmat. Dian Sastro mempertanyakan tentang tujuan seorang manusia hidup di bumi ini kepada ustad Rahmat. Oleh sang ustad, menunjukkan salah satu ayat dalam Alquran dan menjelaskan tentang pertanyaan yang diajukan Dian Sastro.
"Gue tanpa ada ekspektasi apa-apa, ya, tanya ke pak usta, sebenarnya hidup buat apa sih. Lalu, dibukalah ada ayat Alquran, terus pokoknya menjawab dengan sangat filosofis dan sangat logis," ungkap Dian Sastrowardoyo dalam podcast Denny Sumargo.
Ketika mendengar jawaban dari Ustad Rahmat, Dian Sastrowardoyo tak menyangka ternyata jawabannya ada. Bermula dari situ ia akhirnya memantapkan hati untuk mualaf dan memeluk agama Islam.
"Gue juga enggak nyangka ternyata kejawabnya sama pemuka agama Islam. Ada namanya Pak Rahmat, dan gue enak banget dengerin penjelasannya," jelas Dian.
Pun demikian, Dian awalnya tak percaya bisa mulai tertarik dengan Islam setelah mendengar kajian Ustad Rahmat. Namun melihat penjelasan usta Rahmat sangat logis dan ‘masuk’ ke dalam dirinya hingga akhirnya ia tertarik memperdalam Islam.
"Karena jarang loh nemu kayak pemimpin agama yang ngobrolnya nyambung gitu. Nah, gue tuh harus dijawab pertanyaan-pertanyaan logika, walaupun akhirnya nanti perjalanannya enggak akan logika terus," imbuh Dian.
Tak berselang lama, Dian mulai mengikuti kajian bersama ustad Rahmat, dan langsung mengutarakan niatnya untuk memperdalam Islam. kala itu, Dian masih berusia 21 tahun langsung mendapat jawabannya yang menantang dari ustad tersebut.
"Pak saya belajar terus sama bapak gitu, terus kata bapak ‘tergantung kamu mau salat enggak lima waktu'. Karena sekarang saya sudah tahu buat apa (salat), ya saya mau deh. Belajarlah gua besokannya ngafalin Alfatihah," tutur Dian Sastrowardoyo.(bbs/han)
Editor : Redaksi