Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dipecat jadi Pelatih Timnas Indonesia, STY Banting Stir Main Film

Redaksi Sumutpos.co • Senin, 20 Januari 2025 | 10:11 WIB
MELATIH: Shin Tae-yong saat menjadi pelatih Timnas Indonesia.
MELATIH: Shin Tae-yong saat menjadi pelatih Timnas Indonesia.

SUMUTPOS.CO - Usai dicopot dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)yan masih berada di Indonesia terjun ke dunia seni peran. Dia bermain film bertemakan sepak bola yang berjudul Ghost Soccer: Bola Mati.


Dalam seni peran, STY syuting pertama kali di daerah Subang, Jawa Barat, pada Minggu(19/1). Meski memerankan diri sendiri dalam film yang mengangkat cerita tentang tantangan dan perjuangan sepak bola itu, STY mengakubelum terbiasa menjadi aktor. Pria asal Korea Selatan itupun merasa canggung Ketika proses pengambilan gambar yang disaksikan masyarakat sekitar.

"Memang saya senang sekali menerima hal-hal baru. Ini pertama kalinya saya berakting di sebuah perfilman. Jadi ya grogi juga," katanya.

Berada di depan kamera, bukan hal yang baru bagi Shin Tae-yong. Dia sudah terbiasa menjadi sorotan dengan kapasitasnya sebagai pelatih sepak bola. Kendati demikian, dia mengakui dunia seni peran merupakan hal baru baginya.

"Ini memang hal baru buat saya. Untuk iklan saya sudah sering dan tapi kalau di film ini sangat baru. Sangat seru dan saya menikmatinya," tuturnya.

STY punya alasan kuat kenapa akhirnya memberanikan diri terjun sebagai aktor dengan main film Ghost Soccer. Salah satunya, dia cukup memiliki rasa kepercayaan diri karena karakter yang diberikan padanya masih sesuai dengan pekerjaannya sebagai seorang pelatih sepak bola.

"Alasan saya terima karena ini fokusnya ke bola juga dan banyak juga fans sepak bola Indonesia. Saya balas budi untuk cintanya dari masyarakat Indonesia," tuturnya.

Saat disinggung apakah tertarik bermain film lagi di masa yang akan datang, Shin Tae-yong mengaku belum mengetahui secara pasti. Dia sepertinya tidak mau memikirkan sesuatu yang masih belum jelas.

"Belum ada tawaran, jadi belum ada kepikiran (main film lagi),"katanya.

Film Ghost Soccer menceritakan sekelompok anak muda miskin, penghuni area kuburan yang punya mimpi untuk bisa bermain bola di lapangan mewah milik tim bola Super FC. Pemandangan lapangan bola yang hanya bisa dinikmati dari tanah kuburan selalu membangkitkan keinginan mereka untuk menantang klub Super FC.

Di sisi lain, superioritas klub Super FC selalu mempermalukan lawan-lawannya. Tidak terkecuali klub sepak bola penghuni tanah kubur.

Dondi, Arif, dan Indra yang hanya penjual bunga tabur di tanah kuburan kerap diolok sebagai anak demit yang belajar main bola. Kemarahan mereka pun meledak. Mereka menendang bola butut yang tiba-tiba merobohkan batu nisan kuburan milik mendiang Baron Permana (Baper), mantan pemain bola hebat yang sudah meninggal.

Tak hanya nisan Baper, satu nisan lagi juga ikut roboh dan membangkitkan penghuninya. Kepada arwah penasaran inilah, Dondi, Arif dan Indra menggantungkan harapan mereka untuk mengalahkan klub Super FC melalui pertandingan sepak bola yang melibatkan penguasa kekuatan gaib.(jpg/han)

Editor : Redaksi
#STY